Tanda Bukti Lapor Kelahiran

Umumnya anak yang lahir di luar negeri mendapatkan Surat Keterangan Lahir (SKL) dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) maupun dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI). Kebetulan anak saya lahir di Jepang dan mendapatkan SKL dari KJRI. Nah bagi yang bingung harus ngapain begitu sudah ada di Indonesia, saya akan share sedikit pengalaman mendapatkan Surat Tanda Bukti Lapor Kelahiran. Artinya, SKL anak kita sudah mendapatkan pengakuan setara dengan Akta Kelahiran. Jadi kita tidak perlu mengurus Akta Kelahiran lagi. So, SKLnya dijaga baik-baik ya.

Buat rekan-rekan PPI Jepang atau LN lainnya yang baru pulang dan membawa anak yang lahir di luar negeri, berikut prosedur untuk mengurus Tanda Bukti Lapor Kelahiran.

Dokumen yang dibutuhkan:

1. Paspor Orangtua dan Anak (asli dan fotocopy)

2. KK (asli dan fotocopy), jadi bawa dulu SKLnya ke Dinas Catatan Sipil untuk mendapatkan KK Baru.

3. Surat Nikah (asli dan fotocopy)

4. SKL KBRI/KJRI (asli dan fotocopy)

5. Surat Lahir dari Rumah Sakit (asli dan fotocopy).

Kebetulan saya berdomisili di Kota Bogor, so saya pergi ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bogor. Smeua dokumen saya bawa ke sana, dan diminta untuk mengisi form. Trus menunggu hingga beres.

Biayanya tigapuluh ribu rupiah. Ada sanksi administratif bila baru mengurus >30 hari sejak tanggal kembali sebesar duapuluh lima ribu rupiah.

26 Comments