Rancangan Pembelajaran Kolaboratif HPKEM

Rancangan Pembelajaran Kolaboratif HPKEM
Rancangan Pembelajaran Kolaboratif HPKEM

Rancangan Pembelajaran Kolaboratif HPKEM dapat diikuti oleh seluruh MK program pendidikan multistrata di IPB University dengan klaster dan kuota ketersediaan hibah sebagai berikut:

  • MK Kelas Internasional (50 MK, @ 10 MK per prodi)
  • MK Program Pendidikan Sarjana (80 MK)
  • MK Program Pendidikan Vokasi (80 MK)
  • MK Program Pendidikan Pascasarjana dan Profesi (80 MK)

Eskalasi kegiatan pembelajaran daring yang semakin pesat sebagai adaptasi pandemi COVID-19 mengharuskan IPB untuk mulai menggagas atau mengembriokan secara massal model pembelajaran daring atau yang dikenal sebagai Massive Open Online Courses (MOOCs). Embrio MOOCs yang disajikan dengan pembelajaran kolaboratif (collaborative learning) tentunya akan mendorong realisasi yang diamanatkan pada Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi poin ke-7. Dalam upaya untuk merealisasikan hal ini, Direktorat Pengembangan Program dan Teknologi Pendidikan (DPPTP) mengadakan kegiatan Hibah Pembelajaran Kolaborasi Embrio MOOCs (HPKEM). Kegiatan ini akan rutin dilakukan sebagai bentuk kontribusi pencapaian IKU 7 agar Ruang Pembelajaran/Kelas menjadi Kolaboratif dan Partisipatif.

Kurikulum 2020 (K2020) IPB University yang disusun saat ini telah selaras dengan Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MKBM), telah mengintegrasikan literasi baru (data, manusia dan teknologi) dan 4Cs (Critical thinking-problem solving, Communication, Creativity dan Collaboration), dan telah memberikan ruang belajar yang luwes (flexible learning) dengan memilih pembelajaran di luar program studi dan perguruan tinggi. Luarannya IPB dapat menghasilkan lulusan yang lincah dan tangguh (agile learner). Dalam mplementasinya juga dirancang untuk memberikan ruang belajar bagi mahasiswa yang bersentuhan dengan realitas melalui 9 (sembilan) kanal pembelajaran yang ditetapkan DIKTI. IPB terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam perspektif capaian kompetensi mahasiswa. Inovasi-inovasi pembelajaran yang mengintegrasikan 9 kanal pembelajaran, model pembelajaran yang berdasarkan case study dan atau problem/project-based learning, business plan/kewirausahaan, pengembangan immersive learning diharapkan dapat lebih menarik bagi generasi tomorrow people untuk mengembangkan potensi dirinya. Mahasiswa diharapkan menjadi lebih inovatif, kreatif, komunikatif dan adaptif terhadap perubahan jaman.

Share