4 Cara Dahsyat Mengusir Kucing Liar

Mengusir kucing liar yang suka bertandang ke rumah tanpa diundang perlu cara yang dahsyat. Kucing bisa menjadi hewan dan teman yang menyenangkan, tapi ketika diberi kebebasan di lingkungan kita, mereka bisa berkelahi dengan kucing lain, membunuh burung, dan menandai wilayah mereka dengan bau tak sedap. Jika kucing yang memasuki halaman Anda itu milik tetangga ataupun salah satu dari puluhan juta kucing telantar atau liar yang berkeliaran di gang-gang dan lahan parkir, cara-cara aman dan manusiawi berikut akan mengusir mereka dari lingkungan Anda (http://id.wikihow.com/Mengusir-Kucing).

Sumber:

http://id.wikihow.com/Mengusir-Kucing
http://malesbanget.com/2014/08/ampuh-5-cara-mengusir-kucing-liar-dari-dalam-rumah/
http://nenkudo.blogspot.com/2012/09/tips-mengusir-kucing-liar-dari-rumah.html

Mengusir Kucing
Mengusir Kucing Liar

Mengusir Kucing

Ada 4 cara dahsyatnya yakni 1) Hindari adanya makanana sisa yang terlantar di sekitar rumah Anda, 2) Gunakan penolak alami, mulai dari yang sederhana hingga modern, 3) Alihkan perhatian kucing dengan trik botol mineral, 4) Ajak lingkungan Anda untuk melakukan hal yang sama bila diperlukan. Lebih detil mengenai empat cara dahsyat ini bisa dilihat di bawah ini.

 

1. Hindari Sisa Makanan Terlantar

 

Hal dasar yang harus kamu mengerti sebelum mengusir kucing liar adalah kenapa kucing-kucing itu bolak-balik kembali ke rumah kamu? Alasan yang utama sih karena biasanya mereka menemukan makanan di rumah kamu. Entah itu lauk di meja makan yang tidak kamu tutupi dengan baik, atau sisa-sisa makanan di tempat sampah dalam rumah yang tidak segera kamu buang. Jadi ya gitu deh, meskipun kamu usir beribu kali kalau akses mereka untuk mendapatkan makanan di rumah kamu itu mudah ya mereka akan balik lagi.

Terus coba kamu inget-inget lagi, jangan-jangan dulu kamu pernah ngasih makan kucing liar itu karena kasian. Catet ya, kebanyakan kucing liar masuk ke rumah kamu itu ya cuma satu, buat cari makanan aja. Kucing itu dengan segala bujuk rayu dan wajah memelasnya (kayak mantan kamu yang minta balikan) bisa saja membuat kamu iba untuk memberinya makanan. Sekali kamu ngasih makanan tu kucing walaupun cuma seiprit doang, dijamin si kucing bakalan balik lagi. So, buatlah akses si kucing untuk mendapatkan makanan di rumah kamu jadi sulit, meskipun itu juga hanya sisa makanan di tempat sampah dalam rumah kamu. Gak perlu takut dikira jahat sama kucing, karena sebenernya di luar sana makanan kucing itu cukup berlimpah. Ada tikus, kadal, dan masih banyak lagi. Lagi pula kucing itu juga cukup kuat dan tangguh dalam bertahan hidup. Yang mampir ke rumah kamu itu cuma kucing yang pemalas aja, gak mau cari makan sendiri. Akhirnya mereka keenakan deh tiap hari minta jatah makanan di rumah kamu (http://malesbanget.com/2014/08/ampuh-5-cara-mengusir-kucing-liar-dari-dalam-rumah/).

  • Pastikan tempat sampah Anda selalu tertutup rapat agar kucing-kucing tidak bisa menjangkau makanan di dalamnya. Seringlah mengosongkan tempat sampah. Baunya bisa menarik perhatian kucing untuk mendatanginya.
  • Halaman rumah Anda juga bisa menyediakan sumber makanan alami untuk kucing, yaitu tikus. Pastikan populasi tikus di lingkungan Anda terkendali jika Anda tidak ingin kucing-kucing berkeliaran di sekitar rumah Anda.

2. Penolak Alami

Menyemprotkan Air

Cara berikutnya untuk mengusir kucing liar dari rumah adalah dengan menyemprotkan air. Karena pada dasarnya semua kucing itu takut air. Karena itulah mereka gak pernah mandi basah, cuma mandi kucing. Untuk menyemprot kucing ini gak perlu disemprot pakai selang juga kali. Lagian kalau di dalam rumah kamu semprot pake selang, ya rumah kamu bisa basah semua perabotnya. Cukup sediain aja semprotan air yang biasa digunakan untuk menyemprot burung atau tanaman. Kalau kucingnya datang, semprot aja deh. Inget ya, yang disemprotin itu air, jangan cairan yang lain, nanti kucingnya hamil.

Misalkan kamu gak sanggup beli semprotan burung itu, kamu cukup mencipratkan air saja dari tangan kamu ke kucing yang ingin kamu usir. Intinya air sedikit aja cukup untuk membuat kucingnya lari terbirit-birit. Cara ini cenderung lebih aman untuk kucing, karena tidak membuat kucing kedinginan daripada kamu siram kucingnya pake air seember (http://malesbanget.com/2014/08/ampuh-5-cara-mengusir-kucing-liar-dari-dalam-rumah/)

Bau-bauan
Kucing itu merupakan salah satu hewan yang tajam indera penciumannya. Jadi kalau kamu pengen mengusir kucing ya tinggal buat penciumannya merasa terganggu aja. Kalau cara-cara sebelumnya hanya bisa kamu terapkan untuk kucing yang masuk ke rumah,  cara berikut ini bisa kamu gunakan untuk kucing yang sering nangkring di genteng rumah kamu. Yang pertama buat bulatan dari kapas kecil-kecil, terus beri minyak kayu putih pada bola kapas itu. Kemudian sebar di tempat-tempat yang sering dijadiin mangkal para kucing itu dalam mencari cinta. Aroma minyak putih yang menyengat itu akan mengganggu penciuman kucing-kucing liar itu dan akhirnya memilih eksodus dari rumah kamu.

Yang kedua mengusir kucing adalah dengan meletakkan wangi-wangian jeruk atau lemon di tempat yang sering dilalui oleh kucing liar itu. Untuk wewangian jeruk ini kamu bisa pakai pengharum ruangan yang beraroma jeruk atau lemon, bisa juga memakai potongan kulit buah jeruk asli. Aroma jeruk atau lemon juga sangat tidak disukai oleh kucing, jadi dengan kamu gantung wangi-wangian itu di pohon atau di halaman rumah kamu, maka diharapkan kucing-kucing liar akan menjauh dari tempat tersebut.

Yang ketiga adalah dengan membeli cat repellents atau aroma pengusir kucing. Kamu bisa membeli cat repellents di pet shop terdekat. Biasanya sih cat repellents itu beraroma urin rubah atau anjing hutan. Terus semprotin deh ke tempat yang biasanya jadi jalan masuk kucing liar itu. Supaya kucing yang mau masuk ke wilayah kamu akan mengurungkan niatnya karena mengira tempat itu sudah diklaim oleh hewan lain (http://malesbanget.com/2014/08/ampuh-5-cara-mengusir-kucing-liar-dari-dalam-rumah/)..

3. Trik Botol Mineral

Dari kabar yang MBDC denger, ada cara unik yang bisa digunakan untuk mengusir kucing liar. Caranya siapkan botol air mineral yang ukuran besar (1.500 ml), lepaskan plastik merknya sehingga botol menjadi polos, kemudian isi dengan air jernih kira-kira tiga perempat botol. Kemudian letakkan di tempat kucing itu biasa lewat. Gak tau penjelasan ilmiahnya ada dimana, cuma beberapa orang bilang cara ini berhasil lho. Memang sih agak sulit diterima nalar, tapi gak ada salahnya juga kalau dicoba kan. Terus ada yang bilang juga kalau ruangannya segi tiga, siapin 3 botol mineral, taruh di tiap-tiap sudut. Begitu juga kalau ruangannya segi empat, maka harus diletakkan empat botol, dan diletakkan di masing-masing sudut ruangan. Mungkin aja pantulan air dari botol mineral itu bisa untuk kucingnya ngaca kali ya. Terus si kucing nyadar kalau dia jelek, terus lari dan tak kembali.

4. Diskusikan dengan Tetangga Anda

Tetangga yang baik mungkin saja memberi makanan kucing-kucing yang berkeliaran di lingkungan Anda, yang membuat mereka mendekati rumah Anda. Jika terjadi demikian, mintalah dia agar berhenti memberi makanan pada kucing atau, setidaknya, melakukannya di tempat yang cukup jauh dari rumah Anda.

  • Mintalah tetangga Anda untuk menaruh sampahnya di tempat sampah yang tertutup rapat. Sampah yang berserakan mudah menarik perhatian kucing.
  • Sampah dari restoran juga merupakan sumber makanan bagi kucing telantar. Bicaralah dengan pemilik restoran setempat agar memastikan sampah mereka selalu terbungkus, dan sering dibuang secara teratur.

 

Pencegahan Kembali

Kalau cara-cara di atas sudah kamu lakukan dan berhasil, maka langkah selanjutnya adalah dengan melakukan pencegahan supaya kucing-kucing liar itu gak kembali ke rumah kamu. Caranya cari semua sisa kotoran dan pipis peninggalan si kucing. Untuk pup yang baru dan masih basah bisa langsung kamu bakar supaya menghilangkan jejak si kucing untuk kembali. Terus untuk kotoran yang lain bisa kamu hapus jejaknya dengan air dan deterjen. Kalau si kucing sempet pipis di kursi atau sofa kamu cepetan dibersihkan juga. Caranya serap sebanyak mungkin urinenya dengan tissue atau handuk bekas. Terus basahi tempat yang kena pipis kucing itu dengan campuran air dan cuka perbandingannya 1:1. Usahakan air dan cuka itu bisa menembus sampai ke dalam. Tunggu hingga kering. Setelah kering kasih deh wangi-wangian sesuai selera kamu. Selain itu selalu cari teknik dan trik terbaru mengenai cara mengusir kucing, bisa via internet ataupun lewat sharing dengan tetangga, kawan dan teman.

 

Peringatan

  • Jangan pernah melukai atau membunuh kucing. Hal itu tidak manusiawi dan melanggar hukum.
  • Ada orang yang beranggapan bahwa kapur barus adalah benda yang bagus untuk mengusir kucing, tetapi sebenarnya kapur barus sangat berbahaya dan dapat melukai kucing.

Demikian cara dahsyat mengusir kucing. Semoga kucing-kucing tidak kembali lagi.

541 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.