Sistem Penjaminan Mutu Internal

Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) merupakan kegiatan sistemik secara berencana dan berkelanjutan dalam meningkatkan mutu Perguruan Tinggi. Penjaminan mutu perguruan tinggi dilakukan melalui tahap penetapan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, dan peningkatan standar pendidikan. SPMI yang dilaksanakan oleh perguruan tinggi memiliki esensi untuk menjamin pemenuhan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti) secara sistemik, berencana dan berkelanjutan sehingga tumbuh dan berkembang budaya mutu di setiap Perguruan Tinggi di Indonesia. SN Dikti merupakan standar pemenuhan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.

Menurut UU Nomor 12 Tahun 2012 Pasal 54 dan Permenristekdikti Nomor 44 Tahun 2015, Standar Nasional Pendidikan Tinggi meliputi satuan standar :

1. Standar Nasional Pendidikan,
2. Standar Nasional Penelitian,
3. Standar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat.

Dalam Pasal 3 disebutkan bahwa:

(1) Standar Nasional Pendidikan Tinggi bertujuan untuk:
a. menjamin tercapainya tujuan pendidikan tinggi yang berperan strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menerapkan nilai humaniora serta pembudayaan dan pemberdayaan bangsa Indonesia yang berkelanjutan;
b. menjamin agar pembelajaran pada program studi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia mencapai mutu sesuai dengan kriteria yang ditetapkan dalam Standar Nasional Pendidikan Tinggi; dan
c. mendorong agar perguruan tinggi di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia mencapai mutu pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat melampaui kriteria yang ditetapkan dalam Standar Nasional Pendidikan Tinggi secara berkelanjutan.

(2) Standar Nasional Pendidikan Tinggi wajib:
a. dipenuhi oleh setiap perguruan tinggi untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional;
b. dijadikan dasar untuk pemberian izin pendirian perguruan tinggi dan izin pembukaan program studi;
c. dijadikan dasar penyelenggaraan pembelajaran berdasarkan kurikulum pada program studi;

Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) juga dilakukan dalam rangkaian kegiatan akreditasi ataupun reakreditasi perguruan tinggi, baik pada tingkat nasional maupun internasional.

Loader Loading...
EAD Logo Taking too long?

Reload Reload document
| Open Open in new tab

Download [264.51 KB]

Share