Manajemen Jasa Lanskap MG VI

29 03 2017

Manajemen Jasa Lanskap MG VI

Capaian Pembelajaran:

Mahasiswa mampu menjelaskan Jasa Lanskap Sejarah dan Budaya dan mampu mengaplikasikannya dalam proses perencanaan, desain dan manajemen lanskap.

 

LS Types:

  1. Supply services of physical assets that produce direct benefits to people
  2. Services carried out by ecosystems in regulating environmental processes
  3. Support services, which do not provide direct benefit to people but are required for functioning of ecosystems
  4. Services related to cultural and spiritual needs of the community

 

Cultural Landscape Services [CLS]

  • The intangible benefits that people receive from ecosystems through spiritual enrichment, cognitive development, reflection, recreation and aesthetics experience, including cultural systems, social relations and the aesthetic value.
  • The contribution of the ecosystem to the intangible benefits (experience, skills) that people derive from human-ecological relationships
  • Those which satisfy the needs of daily life, as a function of information, as comfort and gratification services, as comfort services, or as services for satisfaction of socio-cultural needs.

 

CLS is Important

CLS constitute an important category of services at a landscape scale, as they are able to express the “sense” of a place and the identity of a community interacting over time in a specific area.

Physical, emotional and psychological benefits of cultural products are often only implicitly expressed through indirect manifestations.

CLS are treated as a residual category since they are difficult to assess –> Therefore poorly integrated in landscape management plans.

 

Materi Minggu VI

Manajemen Jasa Lanskap MG VI

 

 

Materi Manajemen Jasa Lanskap Minggu Sebelumnya

Manajemen Jasa Lanskap MG I

Manajemen Jasa Lanskap MG II

Manajemen Jasa Lanskap MG III

Manajemen Jasa Lanskap MG IV

Manajemen Jasa Lanskap MG V

 

Tugas Analisis

  1. Tentukan SDGs yang berkaitan dengan topik penelitian Anda.
  2. Berikan penjelasan yang jelas, lugas dan argumentatif mengapa SDGs tersebut sangat relevan bagi penelitian Anda.

Jawaban ditulis pada blog kaswanto.staff.ipb.ac.id paling lambat sebelum perkuliahan minggu depan dimulai.



Actions

Informations

74 responses to “Manajemen Jasa Lanskap MG VI”

30 03 2017
Dewi Galuh S (A44140025) (05:00:32) :

Topik penelitian saya adalah ‘Kajian Tata Hijau dan Etnobotani Masyarakat Suku Osing di Desa Kemiren, Banyuwangi’. Penelitian saya bermaksud untuk mengkaji struktur tata hijau dan tanaman lokal masyarakat suku Osing beserta pengetahuan tentang pemanfaatan tanaman lokal (etnobotani) untuk mendukung keberadaan lanskap perdesaan yang berkelanjutan, serta dengan adanya penelitian tersebut diharapkan dapat menjadi rekomendasi kepada pemerintah daerah dalam upaya mendukung konservasi lanskap perdesaan beserta tanaman lokal dan pengetahuan etnobotani terkait tanaman lokal tersebut.
Terkait dengan Sustainable Development Goals, penelitian yang dilakukan memiliki beberapa aspek yang relevan dengan output yang diharapkan dari penelitian, yaitu:
1. No Poverty
Kemiskinan merupakan masalah klasik yang masih rumit untuk diselesaikan. Beragam cara dilakukan oleh pemerintah demi meningkatkan taraf dan kualitas hidup masyarakat, namun hingga kini belum memperoleh hasil yang signifikan sejalan dengan semakin membengkaknya angka kemiskinan dan semakin tingginya kesenjangan sosial. Salah satu aspek yang menyebabkan adanya kemiskinan adalah ‘generalisasi’ sumber daya.

Generalisasi menyebabkan semua masyarakat dan semua daerah dinilai sama, padahal kita semua tahu bahwa Indonesia adalah wilayah yang luas dengan beragam jenis sumberdaya dan kekayaan etnik yang berbeda. Masing-masing daerah memiliki karakter lanskap, karakter budaya, dan karakter masyarakat yang berbeda yang menyebabkan karakter yang berbeda pula dalam hal sumberdaya yang tersedia baik alam maupun manusia. Munculnya daerah-daerah urban yang menjadi trendsetter juga menimbulkan masalah tersendiri. Daerah trendsetter tersebut menanamkan paradigma dan standard-standard tertentu dalam hal kekayaan dan kesejahteraan masyarakat. Dampaknya, daerah-daerah yang tidak sesuai dengan kualifikasi tersebut dinyatakan miskin. Dan naasnya, masyarakat daerah terlalu terpaku dengan standar tersebut sehingga mengangap diri mereka kekurangan dan mengesampingkan sumberdaya yang melimpah disekitar mereka.

Etnobotani berperan erat dan dapat menjadi salah satu alternatif solusi dalam kasus ini. Satu kelompok masyarakat harus sadar dengan apa yang mereka punya dan memanfaatkannya seoptimal mungkin, bukan apa yang dipunyai kelompok komunitas lain. Ketika masyarakat lokal sadar akan kekayaan sumberdaya alamnya sendiri dan menjaga pengetahun etnobotani yang ada pada mereka, maka mereka akan lebih menghargai dan menghayati lingkungan mereka berada. Pengetahuan tentang kearifan lokal merupakan pengetahuan yang paling cocok untuk satu masyarakat tertentu dalam satu luasan wilayah geografis tertentu karena pengetahuan tersebut sudah berlangsung bertahun-tahun sebagai hasil interaksi manusia dengan alam. Pengetahuan lokal tersebut muncul dari hasil proses manusia belajar dari alam sehingga manusia sadar betul akan pentingnya alam bagi hidup mereka dan bagaimana cara menghargai alam. Ketika masyarakat berpegang pada kearifan lokal milik mereka masing-masing, maka mereka dapat menjadi masyarakat yang mandiri tanpa tergantung oleh input dari luar. Tidak akan ada lagi impor dari luar sehingga apa yang kita butuhkan dapat kita penuhi sendiri dengan semua kekayaan sumber daya yang ada pada kita.

2. Zero Hunger
Kelaparan merupakan salah satu dampak dari kemiskinan. Pada tahun 2016, impor beras yang dilakukan Indonesia mencapai angka 1,2 juta ton dalam kurun bulan Januari hingga November. Angka yang spektakuler jika melihat potensi agraria Indonesia dan jumlah panen yang dilakukan petani setiap tahunnya. Kekurangan pangan adalah hal yang hampir mustahil terjadi di Indonesia jika melihat potensi sumber daya alam negara kita. Kelaparan akibat kurangnya pangan merupakan dampak yang terjadi akibat ‘generalisasi’ yang telah disinggung dalam poin pertama. Banyak kasus kelaparan di daerah terjadi dengan dalih pasokan beras ke daerah tersebut terhambat. Padahal, di daerah tersebut sangat cocok untuk ditanam makanan sumber karbohidrat lain selain padi.

Paradigma ‘makanan pokok adalah beras’ adalah hal yang harus dihilangkan dalam benak masyarakat. Nyatanya, tidak semua tanah di Indonesia cocok untuk budidaya padi. Banyak tanah di luar Jawa yang tidak cocok untuk budidaya padi namun cocok untuk budidaya tanaman penghasil karbohidrat lain selain padi. Perbedaan ini seharusnya disyukuri sebab dengan begitu banyak substitusi pangan lain yang bisa dijadikan solusi ketika terjadi gagal panen. Namun sangat disayangkan masyarakat masih menyangjung beras sebagai makanan pokok sehingga daerah lain di luar Jawa harus memasok beras dari daerah lain dan terjadi krisis pangan besar-besaran ketika terjadi gagal panen.

Jika masyarakat tahu kualitas lingkungan mereka masing-masing, tahu pengetahuan lokal mereka, tahu bagaimana cara leluhur mereka memanfaatkan alam lingkungan sekitar mereka untuk pangan, maka tidak akan ada lagi kelaparan di setiap penduduk di Indonesia.

3. Good Health and Well Being
Beberapa dekade ini, berbagai ilmu di bidang kesehatan telah berkembang pesat untuk menjamin kesehatan manusia karena kesehatan sangat erat kaitannya dengan eksistensi manusia. Salah satu pengetahuan kearifan lokal yang perlu dilestarikan adalah mengenai pemanfaatan tanaman obat secara tradisional. Tidak dapat dipungkiri jika dalam era yang modern ini, banyak obat-obatan yang mengadopsi obat tradisional untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Selain dinilai aman karena minim efek samping, obat-obatan tradisional juga banyak berasal dari tanaman yang mudah kita jumpai sehari-hari.
Interaksi manusia dengan tumbuhan dalam bidang pengobatan telah berlangsung sangat lama karena obat adalah kebutuhan pokok manusia selain pangan. Karena isolasi geografis yang terjadi, setiap etnik di Indonesia secara dependen mengembangkan masing-masing pengetahuan farmakologi mereka sehingga masing-masing tempat memiliki kekayaan pengetahuan tentang obat tradisional yang berbeda-beda. Namun sangat disayangkan karena minimnya dokumen tertulis mengenai cara pemanfaatannya. Maka dari itulah pengetahuan ini perlu dikonservasi dalam bentuk konservasi pengetahuan etnobotani.

4. Quality Education
Pendidikan yang berkualitas merupakan salah satu aspek yang ikut serta dalam output yang diharapkan dari adanya konservasi pengetahuan tentang etnobotani. Dengan penyadartahuan manusia tentang kearifan lokal mereka, maka diharapkan pendidikan yang mereka miliki memang sesuai dengan lingkungan sekitar mereka dan diharapkan mereka dapat mengelola lingkungan hidup mereka secara arif bijaksana.

5. Life on Land
Etnobotani merupakan sebuah pengetahuan lokal tentang bagaimana masyarakat tradisional memanfaatkan berbagai tumbuhan di sekitar mereka untuk mendukung keberlanjutan kehidupan di alam. Etnobotani juga dapat dimaknai sebagai sebuah hasil dari interaksi yang harmonis antara manusia dengan alam. Dengan adanya interaksi yang harmonis itu, tentu saja etnobotani dapat digunakan sebagai pilar yang menopang kehidupan berbagai unsur di alam (manusia, tumbuhan, hewan) agar tidak saling merusak namun saling berdiri bersama-sama membentuk suatu hubungan yang harmonis dan saling terkait, karena kunci dari etnobotani adalah bagaimana suatu hubungan timbal balik saling menguntungkan dan membutuhkan.

6. Life below Water
Kehidupan biota air juga tak terlepas dari output etnobotani karena kehidupan di bawah air juga tidak dapat dipisahkan dari kehidupan di darat. Dengan adanya etnobotani, maka keberadaan berbagai tanaman yang dapat memperbaiki kualitas air dapat diketahui dan dilakukan, masyarakat tahu tumbuhan apa yang harus dikonservasi untuk menjaga tata air, sehingga pada akhirnya kehidupan di air dapat dijaga keberlanjutan ekosistemnya.

30 03 2017
aldi ahmad r (A44140010) (16:56:34) :

topik penelitian saya berjudul ” evaluasi pengelolaan kawasan situ bagendit, Garut”. penelitian saya lebih menekankan bagaimana pengelolaan kawasan situ bagendit tersebut sudah cukup baik atau sebaliknya, serta rekomendasi yang seharusnya dilakukan agar kawasan situ tersebut menjadi lebih baik.
adapun penelitian saya yang berkaitan dengan SDG adalah :

4. Quality education
mengedepankan bagaimana cara pengelolaan kawasan situ dengan cara – cara terbaik yang seharusnya digunakan kepada masyarakat di sekitar situ sehingga memberikan pengetahuan baru bagi masyarakat sekitar situ mengenai pemeliharaan situ yang bagi demi keberlangsungan situ tersebut

6. clean water and sanitation
dengan pengelolaan kawasan situ yang baik, maka kejernihan air akan lebih baik dan terhindar dari tindakan pembuangan sampah ke dalam situ.

14. life below water
karena pengelolaan yang baik atas situ berjalan dengan baik, kehidupan satwa air akan terjaga sehingga menjamin keberlangsungan kehidupan satwa air di situ tersebut

30 03 2017
Zipora Kristiani (A44140060) (18:42:04) :

Topik penelitian saya yaitu “Evaluasi Pengelolaan Kawasan Kebun BInatang Ragunan sebagai Tempat Wisata dan Konservasi”. Penelitian saya membahas tentang pengelolaan yang dilakukan di Kebun Binatang Ragunan apakah pengelolaan disana sudah sesuai atau mendukung keberlangsungan hidup binatang disana serta kenyamanan pengunjung yang datang di Kebun BInatang Ragunan. Adapun aspek dari penelitian saya yang relevan dengan Sustainable Development Goals adalah :

4. Quality Education
Pengelolaan Kebun BInatang yang baik diharapkan dapat bermanfaat sebagai pembelajaran tentang satwa liar sehingga dapat menambah pengetahuan yang berkualitas bagi pengunjung Kebun Binatang Ragunan.

15. Life on Land
Pengeloalaan Kebun BInatang Ragunan diharapkan dapat melindungi, memperbarui, dan melestarikan kelestarian ekosistem yang ada di kawasan Kebun BInatang yang beragam

30 03 2017
Ranti Nabila (A44140066) (19:12:52) :

Topik penelitian saya adalah ‘Pengelolaan Lanskap Lapangan Golf di Gunung Geulis Golf & Resort, Bogor’. Penelitian ini bermaksud untuk menganalisis berbagai masalah dan kendala dalam pengelolaan lanskap di Lapangan Golf Gunung Geulis Golf & Resort, serta cara untuk menanggulanginya.

Sustainable Development Goals yang berkaitan dengan penelitian yang akan saya lakukan, yaitu:

8. Pertumbuhan Ekonomi dan Pekerjaan yang Layak (Decent Work and Economic Growth)
Dalam menjaga suatu lanskap menjadi lanskap yang berkelanjutan diperlukan management lanskap yang berkualitas. Sarjana Arsitektur Lanskap diciptakan untuk mengembangkan kapabilitas dan kompetensinya dalam memanage berbagai permasalahan dalam suatu lanskap untuk selanjutnya mencari solusinya.
Pengelolaan lanskap pun mendukung perkembangan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif, membutuhkan tenaga kerja yang banyak sehingga dapat diciptakannya lapangan pekerjaan yang penuh dan produktif, serta pekerjaan yang layak untuk semua orang.

13. Aksi terhadap Iklim (Climate Action)
Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi pemanasan global sehingga perubahan iklim yang membawa dampak buruk terhadap berbagai sektor kehidupan manusia dapat diminimalisir. Salah satunya yaitu dengan mengelola lanskap, menjamin peningkatan masa depan yang berkelanjutan untuk generasi saat ini dan yang akan datang.

15. Kehidupan di Darat (Life on Land)
Pemeliharaan Lanskap Lapangan Golf berarti menjaga dan merawat areal dengan segala fasilitas yang ada di dalamnya agar kondisinya tetap baik atau sebisa mungkin mempertahankan pada keadaan yang sesuai dengan tujuan rancangan dan desain awal. Pemeliharaan suatu lanskap meliputi pekerjaan untuk melindungi, mengembalikan, dan meningkatkan keberlangsungan pemakaian ekosistem darat, mengurangi tanah tandus serta tukar guling tanah, memerangi penggurunan, menghentikan dan memulihkan degradasi tanah, serta menghentikan kerugian keanekaragaman hayati.

30 03 2017
Lupita Rachma (A44140033) (19:53:02) :

Topik penelitian saya yaitu “Perencanaan Lanskap Danau Tasikardi sebagai Kawasan Wisata Sejarah”. Adapun Sustainable Development Goals yang terkait dengan topik saya adalah:

8. Decent work and economic growth
Melalui perencanaan lanskap yang baik dengan memperhatikan aspek sosial dari masyarakat sekitar, Danau Tasikardi sebagai Kawasan Wisata Sejarah mampu mendukung perkembangan ekonomi yang berkelanjutan. Pengunjung yang datang untuk berwisata akan mendatangkan banyak lapangan kerja yang produktif bagi masyarakat.

15. Life on Land
Perencanaan lanskap danau diharapkan dapat melindungi, mengembalikan, dan meningkatkan keberlangsungan pemakaian ekosistem darat. Hal ini dapat diwujudkan dengan pembatasan jarak sempadan danau, serta menjaga habitat satwa dan ekosistem yang berada di pulau di tengah danau dan juga lingkungan sekitar danau.

14. Life below water
Perencanaan lanskap akan memperhatikan keberlanjutan dari sumberdaya air di danau. Kondisi air danau yang bersih dan tidak tercemar membuat satwa di dasar danau dapat melangsungkan kehidupannya dengan baik.

30 03 2017
Elma Syifa Zachrani (A44140018) (21:13:57) :

Topik penelitian saya adalah “Perencanaan Lanskap Industri guna Meningkatkan Kualitas Lingkungan Industri JABABEKA II, Kota Bekasi”. Kegiatan industri merupakan salah satu aktivitas manusia yang menempati posisi teratas sebagai faktor utama penyebab terjadinya degradasi lingkungan. Adanya perbaikan kualitas lingkungan kawasan industri seringkali terabaikan terutama dalam hal tata lanskap kawasan terbukanya. Untuk itu, penelitian ini diharapkan dapat mengatasi masalah lingkungan yang terjadi di kawasan industri Kota Bekasi.

Sustainable Development Goals yang berkaitan dengan penelitian yang akan saya lakukan, yaitu:

Ekosistem Daratan
Pengaruh aktivitas manusia di aspek industri terutama industri yang menyumbang panas (kalor) telah menjadi kekhawatiran dunia dalam pemanasan global. Kekhawatiran ini dampaknya sistemik dan dampak yang paling umum adalah menurunnya sejumlah organisme hingga mencapai kepunahan sehingga menyebabkan rusaknya ekosistem wilayah sekitar industri. Akan hal tersebut, perencanaan lanskap industri yang sesuai sangat diperlukan untuk menyediakan dan menciptakan lingkungan yang habitable bagi seluruh elemennya serta mencegah kepunahan organisme di sekitar kawasan industri.

Penanganan Perubahan Iklim
Sebagai Salah Satu Induk Industri, industri metalurgi adalah salah satu penyumbang polusi udara dan penyebab efek rumah kaca di level mikro dan makro.Tidak ada satu pun negara di dunia yang tidak mengalami dampak dramatis secara langsung dari perubahan iklim. Buangan gas rumah kaca terus meningkat, dan saat ini levelnya berada pada 50 persen lebih tinggi dibandingkan pada tahun 1990. Penelitian ini merupakan sebuah upaya akademik di bidang keilmuan urban-lansdcape yang bertujuan merumuskan solusi permasalahan lingkungan dalam hal pengendalian suhu iklim mikro kawasan akibat aktivitas manusia di bidang industri.

30 03 2017
sucia lestari dewi/A44140019 (23:10:15) :

Topik penelitian saya yaitu “perencanaan wisata kawasan kawah kamojang kab. Garut”. penelitian ini membahas mengenai perencanaan kembali kawasan wisata kawah kamojang ini sehingga lebih menarik, aman, nyaman dan berkelanjutan agar wisatawan meningkat sehingga dapat meningkatkan perekonomian kota. aspek yang sesuai dengan SDGs yaitu :

7. affordable and clean energy
kawah kamojang memiliki potensi mengeluarkan panas bumi dimana dimanfaatkan untuk pembangkit listrik tenaga uap. panas bumi yang dihasilkan menjadi daya tarik wisata di kawah kamojang dan menjadi sumber energi yang dipakai PLTU sehingga dapat menjadi sumber energi yang berkelanjutan. dengan dilakukannya perencanaan wisata kawah kamojang, dapat mendukung terwujudnya sumber energi panas bumi yang berkelanjutan di kawah kamojang.

8. decent work and economic growth
perencanaan kawah kamojang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian kab. Garut karena Kawasan kawah kamojang salah satu destinasi wisata yang sangat menarik. juga perencanaan kawah kamojang ini dapat menambah lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar dan mengurangi pengangguran.

30 03 2017
Evi Silviana Heryanti(A44140002) (23:32:39) :

Topik penelitian saya adalah “Evaluasi Fungsi Tegakkan Pohon dalam Memberikan Jasa Lanskap di Arboretum Lanskap IPB”. Penelitian ini dilakukan untuk menilai serta mengukur efektivitas fungsi tegakkan pohon di Arboretum Lanskap dalam memberikan jasa lanskap bagi lingkungan di sekitarnya. Pohon adalah suatu organisme dari komponen ekosistem yang mampu berinteraksi satu dengan yang lainnya serta mampu beradaptasi dengan lingkungannya. Oleh karena itu, banyak sekali jasa lanskap yang diberikan oleh pohon bagi lingkungan di sekitarnya. Agar jasa lanskap dapat memberikan dampak yang optimum bagi lingkungan, perlu adanya evaluasi terhadap tegakkan pohon yang telah ada. Selain itu, tujuan dari penelitian ini yaitu agar dapat mengupayakan langkah-langkah yang tepat untuk memberikan jasa lanskap yang optimum tersebut. Adapun Sustainable Development Goals yang terkait dengan penelitian saya adalah:
3. Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan
Meningkatnya populasi masyarakat seiring dengan meningkatnya jumlah kendaraan bermotor yang ada di Indonesia. Meningkatnya kendaraan bermotor berarti meningkatnya polusi kendaraan yang berdampak buruk terhadap kualitas udara. Untuk mereduksi limbah polusI tersebut, dibutuhkan pepohonan untuk menyerap gas CO2 yang telah bercampur sulfur tersebut. Pepohonan akan mengurangi dampak pembuangan polutan agar udara yang dihirup lebih bersih. Sehingga Kesehatan dan Kesejahteraan masyarakat dapat terjamin.
6. Air Bersih dan Sanitasi
Negara Indonesia saat ini sedang dihadapkan oleh berbagai permasalahan lingkungan hidup, terutama air bersih. Kebutuhan akan air bersih sangat penting bagi masyarakat. Namun, kebutuhan air bersih saat ini mulai langka, oleh sebab itu menjaga dan melestarikan sumber daya alam berupa air bersih sangat penting dilakukan untuk masa depan masyarakat Indonesia yang lebih baik. Semakin banyak ruang terbuka hijau, seperti tegakkan pohon, maka kualitas air tanah akan semakin baik, sehingga kebeadaan air bersih dan sanitasi dapat terjamin.
13. Aksi Terhadap Iklim
Meningkatnya pemanasan global berakibat pada memburuknya kondisi lingkungan. Sebagai contoh, jumlah luas perubahan lahan resapan menjadi terbangun menyebabkan pemanasan kota secara terpusat yang disebut “Urban Heat Island”. Pemanasan terpusat ini meningkatkan suhu panas dalam kota, sehingga penggunaan air conditioner dalam gedung semakin bertambah. Adanya tegakkan pohon merupakan aksi nyata dalam menanggulangi permasalahan tersebut.
15. Kehidupan di Darat
Berbagai jasa lanskap yang dapat diberikan oleh tegakkan pohon diharapkan dapat melindungi, mengembalikan, dan meningkatkan keberlangsungan pemakaian ekosistem darat, seperti: mencegah erosi, banjir, menjaga dan memperbaiki kualitas air, tanah, dan udara, meningkatkan keanekaragaman hayati, serta memberikan nilai estetika bagi ekosistem darat.

30 03 2017
APRILIA RIZKY S.(A44140023) (23:37:55) :

Topik penelitian saya adalah “Evaluasi Pengelolaan Lanskap Wisata Hutan Mangrove Wana Tirta Di Kulonprogo,DIY”. Penelitian tersebut membahas mengenai pengelolaan yang dilakukan di kawasan wisata hutan mangrove secara eksisting serta membuat rekomendasi pengelolaan lanskap wisata hutan mangrove berbasis ekologi. Adapun penelitian saya yang terkait dengan aspek SDG antara lain
6. Clean water and sanitation
Keberadaan hutan mangrove bermanfaat untuk mencegah intusi air laut. Intrusi air laut merupakan peristiwa perembesan air laut ke tanah daratan yang menyebabkan air tanah menjadi payau sehingga tidak baik untuk dikonsumsi.
8. Decent work and economic growth.
Keberadaan suatu objek wisata di suatu wilayah tentunya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. Melalui pengelolaan yang baik diharapkan dapat menciptakan lapang pekerjaan yang lebih beragam dan meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitar kawasan wisata mangrove tersebut
14. Life below water
Hutan mangrove biasanya dipenuhi akar pohon bakau dan berlumpur. Akar tersebut dapat mempercepat penguraian limbah organik yang terbawa ke wilayah pantai. Selain pengurai limbah organik, hutan mangrove juga dapat membantu mempercepat proses penguraian bahan kimia yang mencemari laut seperti minyak dan deterjen. Dengan dikelolanya hutan mangrove dengan baik maka akan menjamin keberlangsungan kehidupan biota-biota air payau dan air laut.
15. Life on land
Hutan mangrove memiliki manfaat untuk mencegah erosi dan abrasi pantai. Pengelolaan hutan mangrove secara baik dapat mengoptimalkan keberadaan tanaman mangrove itu sendiri dalam melindungi tanah di wilayah pesisir, sehingga dapat menjadi pelindung pengikisan tanah akibat air.

31 03 2017
Marisa Ghassani (A44140059) (00:09:44) :

Topik penelitian saya berjudul “Evaluasi Pengelolaan Lanskap Waduk Ria Rio, Pulomas, Jakarta Timur sebagai Ruang Terbuka Biru Urban ”. Penelitian tersebut memiliki tujuan untuk mengkaji permasalahan terkait pengelolaan Waduk Ria Rio yang berdampak pada lanskap urban di Pulomas, Jakarta Timur, serta memberikan solusi atas permasalahan atau kendala tersebut melalui peningkatan potensi-potensi waduk yang belum dikembangkan demi kesejahteraan makhluk hidup di sekitarnya.

Tujuan penelitian tersebut sejalan dengan beberapa poin Sustainable Development Goals, yaitu :

3. Good Health and Well Being
Waduk memiliki berbagai fungsi dan peran yang bermanfaat bagi makhluk hidup, khususnya di wilayah urban seperti Jakarta Timur yang padat penduduk. Dalam kaitannya dengan kesehatan dan kesejahteraan makhluk hidup, waduk ini dapat berpengaruh secara langsung maupun tidak langsung. Pengaruh secara langsung adalah banyaknya aktivitas masyarakat yang memancing ikan tanpa mengetahui kelayakan dan kualitas air waduk sebagai habitat ikan yang mereka konsumsi. Pengaruh secara tidak langsung adalah sampah dan limbah akibat aktivitas urban dapat terakumulasi di dalam air maupun di pinggir waduk dan berdampak pada kesehatan masyarakat dan ekosistem waduk secara keseluruhan. Pengelolaan waduk yang baik menjadi penting agar kesehatan dan kesejahteraan makhluk hidup dapat terjaga.

6. Clean Water and Sanitation
Sebagai badan air, pengelolaan kualitas air waduk sangat krusial agar air terjaga kebersihannya dan dapat dimanfaatkan secara optimal bagi kehidupan lanskap di sekitarnya. Air yang bersih juga dapat memberikan kualitas visual sense dan non visual sense yang potensial untuk dimaksimalkan. Dalam pengelolaan Arsitektur Lanskap kedua jenis kualitas ini memberikan nilai estetika pada lanskap waduk tersebut.

11. Keberlanjutan Kota dan Komunitas
Lokasi yang berada di tengah kawasan pemukiman dan bisnis membuat waduk ini tidak terlepas dari dampak pembangunan kota, terbukti dari diimplementasikannya Taman Waduk Ria Rio belum lama ini. Taman tersebut dikunjungi user dari beragam usia, latar belakang, asal, dan komunitas dengan berbagai kepentingan, antara lain untuk tempat berkumpul dan kegiatan rekreasi, sehingga pengelolaannya akan menentukan keberlanjutan kota dan komunitas.

13. Aksi terhadap Iklim
Lanskap Waduk Ria Rio terdiri atas ruang terbuka biru dan ruang terbuka hijau yang saat ini menjadi perhatian dalam upaya menurunkan dampak iklim yang memburuk. Keberadaan waduk ini di tengah kawasan urban dapat menetralisir atau mungkin mengurangi dampak ini, tentunya melalui pemanfaatan dan pengelolaan yang baik dan bertanggung jawab.

14.Life on Water dan 15. Life on Land
Walaupun bukan merupakan sumber pangan, banyak user yang datang ke waduk untuk memancing. Hal ini menunjukkan bahwa di dalam waduk terdapat keanekaragaman ekosistem air yang harus dijaga dan dilestarikan dengan cara tidak dieksploitasi secara berlebihan. Selain itu, juga membuktikan bahwa ekosistem yang ada di darat memiliki ketergantungan pada waduk ini. Misalnya, kenyamanan masyarakat sekitar yang tergantung pada kualitas lanskap waduk, baik badan air maupun tata hijaunya.

31 03 2017
Lala Nila Sari (A44140007) (00:23:30) :

Topik penelitian saya, yaitu “Pengelolaan Lanskap Bendungan dengan Pendekatan Aspek Estetika di Kecamatan Terara, Lombok Timur”. Penelitian ini bermaksud mengkaji pengelolaan lanskap bendungan dengan melihat aspek estetika yang ada di lingkungan sekitarnya. Adapun aspek yang relevan dengan Sustainable Development Goals dengan penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Qualiti Education
Pendidikan berkualitas merupakan salah satu output yang diharapkan dalam melihat estetika di lingkungan sekitar bendungan. Diharapkan pengelolaan lanskap dengan aspek estetika dapat memberi pengetahuan kepada masyarakat untuk tetap melestarikan kondisi alami lingkungannya.

2. Clean Water and Sanitation
Pengelolaan lanskap yang baik akan mempertahankan kualitas maupun kejernihan air dengan menjaga lingkungan dari pengguanaan bahan kimia berlebih. Selain itu mempertahankan saluran distribusi air dan sumber air agar tetap bersih dari sampah maupun penghambat lainnya.

3. Life Below Water
Melihat kehidupan dan interaksi biota air dengan lingkungan hidupnya juga merupakan suatu keindahan alami yang disajikan alam. Mempertahankan lingkungan hidup yang sesuai untuk biota air dapat mensejahterakan kehidupan mereka di alam.

4. Life On Land
Mengelola badan air dan lingkungan sekitarnya secara berkelanjutan dapat dengan mempertahankan ekosistem alami dapat merehabilitasi kerusakan lahan dan menghentikan kepunahan keanekaragaman hayati. Merehabilitasi kerusakan lahan dilakukan untuk memulihkan lahan sekitar bendungan yang terkena dampak pembangunan dengan cara menggunakan ruang terbuka sebagai area tegakan vegetasi. Menghentikan kepunahan keanekaragaman hayati bertujuan mengembalikan lagi biota yang sempat hilang akibat pembangunan bendungan.

31 03 2017
Sarah Aulia Sahelna ( A44140054) (02:51:38) :

Topik penelitian saya adalah ” Pelestarian Kawasan Rawa Sebagai Ekosistem Alami Di Kota Palembang” tujuan dari penelitian sya adalah untuk mengatasi kerusakan dan penyempitas kawasan rawa di kota Palembang dan juga melestarikan kawasan dengan memperbaiki dan menambah jenis tanaman rawa agar bertambahnya jenis keberagaman habitat di rawa.
Adapun sustainable development goals yang terkait dalam penelitian saya yaitu:
1. Tanpa Kelaparan ( zeno hunger ) kawasan rawa banyak sekali manfaatnya yaitu sebagai sumber air, tempat matapencaharian,tembat budidaya ikan, dan sumber konsumsi. Beberapa flora dan juga fauna yang ada dan hidup pada daerah rawa dan sekitarnya. Selain dapat menjadi komoditas dan dapat dijual sebagai mata pencaharian, dapat juga dimanfaatkan sebagai konsumsi pribadi. Dengan ini tidak ada lagi kelaparan, mencapai ketahanan pangan, perbaikan nutrisi, serta mendorong budidaya pertanian yang berkelanjutan.
2. Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan ( good health and well being) rawa sebangai tempat penampungan air hujan dengan ini Menjamin tidak adanya banjir, yang banyak merugikan kesehatan manusia. Dalam rangka mencapain kehidupan yang sehat serta mendorong kesejahteraan hidup untuk seluruh masyarakat di segala umur.
3. Air Bersih dan Sanitasi ( clean water and sanitation) dalam hal ini rawa fungsi rawa adalah tempat menampung air hujan dan juga memfilter air kotor Menjamin ketersediaan air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan untuk semua orang. Dengan banyaknya jenis habitat rawa tersebut menandakan bahwa lingkungan tersebut bersih.
4. Energi Bersih dan Terjangkau ( affordable and clean energy ) tumbuhan dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar biogas. biogas merupakan salah satu energi alternatif yang diklaim bersih dan juga ramah lingkungan. Biogas dapat dibuat dengan menggunakan tanaman, salah satunya adalah tanaman eceng gondok yang dapat dengan mudah diperoleh dari daerah rawa-rawa. Menjamin akses terhadap sumber energi yang terjangkau, terpercaya, berkelanjutan dan modern untuk semua orang.
5. Pertumbuhan Ekonomi dan Pekerjaan yang Layak (decent work and economic growth) Manfaat rawa bagi kehidupan manusia juga dapat menjadi salah satu sumber mata pencaharian bagi warga sekitarnya. Daerah sekitar rawa biasanya memiliki banyak pohon-pohon kecil yang dapat diambil kayunya. Selain dapat memanfaatkan hasil-hasil alam dari pepohonan dan juga tumbuhan yang tumbuh di sekitar rawa. Banyak juga warga sekitar rawa yang memanfaatkan hewan yang hidup di sekitar rawa, untuk diburu dan dijual sehingga dapat menjadi sumber pendapatan bagi warga sekitar.
6. Industri, Inovasi dan Infrastruktur (industry, innovation and infrastructure) Membangun infrastruktur yang berkualitas, mendorong peningkatan industri yang inklusif dan berkelanjutan serta mendorong inovasi. dalam hal ini rawa dapat menjadi tempat wisata dengan bertujuan mengenalkan dan menambahkan wawasan ke masyarakat, bawa memiliki banyak keberagaman jenis habitat dan keanekaragaman hayati yang terdapat di daerah rawa tersebut, sehingga daerah rawa menjadi lebih menarik untuk dijadikan lokasi wisata.
7. Aksi Terhadap Iklim ( climate action) Bertindak cepat untuk memerangi perubahan iklim dan dampaknya. Daerah rawa juga memiliki banyak sekali tanaman-tanaman yang baik untuk memperbaiki kualitas udara lingkungannya. Hal ini disebabkan karena daerah rawa memiliki beragam flora yang melakukan fotosintesis, sehingga dapat melepas oksigen ke udara. Oksigen merupakan salah satu elemen terpenting dalam kehidupan kita, dan oksigen juga sangat penting untuk menjaga kualitas udara agar menjadi lebih baik lagi.
8. Kehidupan di Darat (life on land) Melindungi, mengembalikan, dan meningkatkan keberlangsungan pemakaian ekosistem darat , mengurangi tanah tandus serta tukar guling tanah, memerangi penggurunan, menghentikan dan memulihkan degradasi tanah, serta menghentikan kerugian keanekaragaman hayati. Kawasan rawa banyak sekali habitat dan keanekaragaman hayati yang banyak sekali manfaatnya.

31 03 2017
Ajeng Indah Syafitri (A44140044) (04:22:08) :

Penelitian berjudul ” Perencanaan Jalan Koridor Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan sebagai International Tourism and Shopping Belt Corridor”

Hal ini ingin saya coba teliti dikarenakan permasalahan Jalan koridor Satrio di Kuningan sudah terealisasikan fisiknya, namun fungsinya belum termaksimalkan sebagaimana konsep awal pembangunannya. Untuk itu penelitian ini harus menerapkan konsep Sustainable Development Goals (SDG), diantaranya

3. Good Health and Well Being
Yaitu desain yang rencanakan dengan memberi jalan hijau, berupa pohon maupun tanaman hias pengurang polutan lainnya

8. Decent Work and Economic Growth
Merencanakan konsep awal yaitu sebagai jalur perdagangan dan wisata, sehingga meningkatkan perekonomian, mereferensi dari orchard road Singapura

11. Sustainable Cities and Communities
Merencanakan konsep daerah perkotaan yang tertata dan mementingkan keutamaan dari masyarakat sekitar.

31 03 2017
Nadia Fatimah Azzahrah (A44140013) (04:39:17) :

Topik penelitian saya adalah “Evaluasi Pengelolaan Pariwisata Kebun Raya Unmul Samarinda(KRUS) sebagai Kawasan Rekreasi Alam Kota”. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem manajemen pengelolaan kawasan rekreasi yang ada di Kebun Raya Unmul Samarinda, apakah sudah sesuai standar rekreasi yang berbasis alam atau belum. Serta mengevaluasi dari segi sistem Management Plan nya, sehingga dapat diketahui permasalahan umum dari kawasan rekreasi tersebut. Sustainable Development Goals yang terkait dengan penelitian saya adalah sebagai berikut :

4. Quality Education
Kebun Raya Samarinda memiliki banyak potensi yang bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan manusia dari berbagai usia. Mulai dari pemeliharaan tanaman-tanaman lokalnya, museum kayu yang ada disana, kebun binatang mini, serta beberapa aktivitas rekreasi alam lainnya. Rekreasi inilah yang akan memberikan edukasi pengetahuan berkualitas bagi pengunjung yang datang dan berekreasi disana.

11. Sustainable Cities and Communities
Kebun Raya Unmul Samarinda adalah salah satu ruang terbuka hijau yang cukup besar di Samarinda. Keberadaan KRUS ini sangat menunjang keberlanjutan warga Samarinda, baik dari segi ekonomi sebagai salah satu destinasi pariwisata maupun ketersediaan ruang terbuka hijaunya yang dapat membantu penyediaan oksigen lebih baik.

15. Life On Land
Hutan yang terdapat di kebun raya unmul Samarinda menyimpan begitu banyak ekosistem alam yang secara tidak langsung berkembang dengan baik disana. Oleh karena itu, rekreasi berbasis alam harus tetap dipertahankan agar ekosistem yang sudah ada disana dapat dilindungi, diperbarui dan penggunaannya dapat berkelanjutan.

31 03 2017
PUJI PANGESTI (A44140001) (06:32:18) :

Topik penelitian saya adalah “Evaluasi Pengelolaan Air Lindi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Galuga Kabupaten Bogor Berbasis Ekologi.” Penelitian ini saya lakukan karena di Desa Galuga terdapat TPA sampah seluas 9.8 ha yang terbuang sia-sia hanya untuk tumpukan sampah. Dari sampah tersebut terutama sampah organik akan mengeluarkan air, sisa air hujan dan sebagainya, air inilah yang disebut dengan air lindi. Air lindi tersebut telah dialirkan ke empat kolam pengelolaan, kolam pertama untuk aerasi, kolam kedua dan ketiga untuk flokulasi, dan kolam keempat untuk pengendapan, setelah itu baru diberi suatu bahan kimia, dan terakhir dialirkan ke sungai. Belum ada penelitian tentang seberapa efektif pengelolaan air lindi ini, maka dari itu saya mengangkat topik ini.
Terkait dengan Sustainable Development Goals, penelitian yang dilakukan memiliki beberapa aspek yang relevan dengan output yang diharapkan dari penelitian, yaitu:
3. Good Health and Well-Being
Sungai sangat besar pengaruhnya bagi masyarakat. Banyak masyarakat yang menggunakan air sungai di kehidupan sehari-harinya, seperti mandi, irigasi sawah, dan lain sebagainya. Lingkungan sungai yang pada umumnya dekat dengan perumahan warga akan memberikan pengaruh besar terhadap kesehatan masyarakat sekitar. Maka dari itu, kebersihan air sungai harus terus dijaga agar masyarakat selalu hidup sehat dan bisa memanfaatkan air sungai untuk berbagai kepentingannya.
6. Clean Water and Sanitation
Pengelolaan air lindi ini bertujuan mengembalikan kualitas air agar bisa dimanfaatkan lagi oleh masyarakat sekitar untuk mengairi sawah, mandi, dan lain sebagainya.
14. Life Below Water
Air lindi yang sudah dikelola dan dikembalikan kualitas airnya akan dialirkan ke sungai-sungai. Pengembalian kualitas ini dilakukan agar air lindi tersebut tidak mematikan biota-biota sungai yang ada dan menjaga ekosistem sunga sekitarnya.

31 03 2017
Kannia Reffrizal Putri (A44140039) (06:49:49) :

Topik penelitian yang saya ambil adalah : “Pengelolaan Lanskap bersejarah di Kota Sawahlunto sebagai kota Wisata Tambang Nan Berbudaya”. Penelitian ini beetujuan untuk menganalisis beberapa masalah serta kendala yang muncul dalam pengelolaan lanskap bersejarah yang ada di kota Sawahlunto,Sumatera Barat serta bagaimana cara menangulagi dan memperbaiki lanskap bersejarah dari bangunan,barang peninggalan masa lampau hingga lanskapnya sehingga Kota Sawahlunto ini tetap dan terus berkembang dalam objek wisata tambangnya. Adapun aspek penelitian saya yang releva dengan Sustainable Development Goals adalah :

4. Quality Education
Pengelolaan lanskap bersejarah ini diharapkan dapat memberikan berbagai informasi serta memberikan pendidikan terhadap berbagai macam peninggalan kolonial yang masih ada baik dalam museum,objek wisatanya seta pengeloaan tatanan lanskap bersejarahnya sehingga dapat mempertahankan kota Sawahlunto sebagai Kota Wisata Tambang Nan Berbudaya.

8. Pertumbuhan Ekonomi dan Pekerjaan yang Layak (Decent Work and Economic Growth)
dalam dunia Arsitektur Lanskap sangat dibutuhkan kemampuan dalam memanagemen dan memberikan solusi atau pengelolaan lanskap sehingga dapat memberikan pertumbuhan ekonomi sesuai dengan topik saya dapat memberikan pertumbuhan ekonomi Kota karena objek wisata dengan pengelolaan yang baik dan ramai dikujungi oleh wisatawan serta dapat memberikan pekerjaan terhadap masyarakat terkait pekerjaan dalam pengelolaan lanskap wisata bersejarah yang ada di kota Sawahlunto.

31 03 2017
Rizza Maharani (A44140051) (06:50:00) :

Penelitian yang akan saya bahasa adalah “Pengelolaan Lanskap Pedesaan Desa Bakungan Banyuwangi sebagai Desa Wisata Budaya”
SDG yang diterapkan dalam penelitian ini adalah
– Good health and Well-being
Hidup sehat dan mendukung kesejahterakan masyarakat dari semua umur merupakan faktor utama bagaimana keadaan kawasan suatu desa tertentu. Dengan adanya pengelolaan desa wisata diharapkan aspek tersebut dapat menunjang kehidupan masyarakat Bakungan dari segi aspek ekonomi dan juga sosial yang berdampak pada kehidupan mereka.
– Quality Education
Kualitas Pendidikan dapat menjadi tolak ukur pengetahuan masyarakat tentang Desa Wisata. Masyarakat akan lebih mengenal apa itu Desa Wisata dan bagaimana cara mengelola agar berkelanjutan dan fungsional. Selain itu guna memperdalam budaya di kawasan desa agar tetap lestari.
– Clear Water and Sanitation
Air merupakan sumber utama kehidupan, menjaga kualitas air dan mengatur sanitasi merupakan hal penting. Pengelolaan yang berkelanjutan yaitu pengelolaan yang memperhatikan kualitas air dan keterjangkauan. Selain menciptakan Desa yang sehat, factor itu dapat dijadikan sebagai cerminan Desa. Selain itu sebagai distribusi air untuk kegiatan masyarakat Desa Bakungan.
– Life of Land
Ekosistem daratan harus selalu dikontrol agar seimbang. Mengelola ekosistem daratan dapat meyelamatkan beberapa satwa langka yang terdapat di Desa Bakungan dan menjadikan suatu ikon desa. Selain itu mengatur ekosistem daratan dapat menyebabkan kehidupan lebih seimbang dan berkelanjutan.

31 03 2017
Annisa Farah A. (07:03:56) :

Penelitian saya berjudul: “ Redesain Jalur Jalan Berbasis Eco-Green Design dan Budaya Banyuwangi di dalam Kawasan Bandara Blimbingsari Banyuwangi.
Tujuan dari penelitian tersebut adalah untuk membuat jalur jalan yang ada di kawasan Bandara Blimbingsari lebih terlihat asri, aman, berketahanan, dan berkelanjutan, serta menampilkan ciri khas Budaya Banyuwangi sehingga dapat memberi kesan pada setiap pengunjung yang datang. Hal ini dilakukan agar jalur jalan yang berada di kawasan Bandara Blimbing Sari ini lebih selaras dengan terminal yang telah dibangun sebelumnya yeng telah menerapkan eco-green design. Terkait dengan SDGs (Sustainable Development Goals) yaitu suatu progrma pembangunan berkelanjut dimana didalamnya terdapat 17 tujuan.Terdepat beberapa tujuan dari SDGs ini yang sangat relevan bagi penelitian saya yaitu:
– Menjamin akses energi yang terjangkau, terjamin, berkelanjutan, serta modern bagi semua orang.
Redesain yang akan saya terapkan pada jalur jawan yang ada disekitar bandara ini nantinya akan menggunakan sumber-seumber listrik yang berasal dari cahay matahari yang dijerap menggunakan panel-panel. Sehingga pengeluaran biaya untuk pengggunaan listrik dapat berkurang dan dapat dijadikan sebagai alat investasi jangka panjang.
– Membangun infrastruktur yang bertahan, mendorong industrialisasi yang inklusif dan berkelanjutan serta membina inovasi.
Redesain ini menerapkan konsep eco-green desain dan berbasis budaya sehingga pembangunan infrastrukturnya harus benar-benar dilakukan dengan baik sehingga nantinya dapat menajdi percontohan untuk bandara-bandara lain sehingga semua bandara di Indonesia dapat menerapkan konsep Budaya dan Eco-Green Desain.
Terimakasih…

31 03 2017
Nurul Febrizqa Jevany A44140005 (08:13:45) :

Topik dari penilitian saya adalah “Redesign Taman Kota dengan upaya meningkatkan budaya Batak di Kota Pematangsiantar” . Tujuan dari penilitian ini adalah meningkatkan dan lebih menonjolkan nilai budaya batak pada taman yang ada di kota asal saya yaitu Kota Pematangsiantar sehingga dapat menjadi identitas bagi kota tersebut dan menjadi salah satu kebanggaan bagi kota itu sendiri , juga untuk menunjukkan seperti apa budaya Batak itu karen amasih banyak orang yang salah mengartiakn dan salah memahami budaya Batak selama ini, selain meningkatkan nilai budayanya , juga untuk meningkatkan rasa kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan menyadari betapa pentingnya lanskap kita untuk selalu dijaga bagi kehidupan. Penelitian ini juga bertujuan untuk membrikan fasilitas yang layak dan masuk akal bagi masyarakat, dan memberikan pembelajaran norma-norma sejak dini, Sehinnga Sustainable Development Goals yang berhubungan dngan topik enilitian saya yaitu :
-Good Health and Well-Being : alasannya karena dengan meningkatkan nilai budaya pada suatu taman , pasti juga meningkatkan pembelajaran norma-norma pada masyarakat sehingga masyarakat dapat terdorong untuk lebih menjaga lingkungannya, meningkatakan kualitas hidupnya, menjaha kesehatan, menjaga kebersihan lingkungan bahkan dari hal kecil seperti selalu menjaga kbersihan, membuang samapah pada tempatnya, selain itu juga dapat mengurangi tindak kriminalitas dan tindakan negatif lainnya, dan juga meningkatkan saling peduli sesama.
-Quality Education : walaupun yang diajarkan bukanlah edukasi yang berhubungan dengan sains, tapi menurut pandangan saya sendiri, edukasi yang paling penting ditanam pada diri masing-masing adalah “karakter, norma dan perilaku”. sehingga, dengan meningkatnya nilai budaya diharapkan dapat menyadarkan masyarakt dan menanamkan edukasi tersebut pada anak-anak sehingga generasi kedepannya memiliki karakter yang kuat dan baik, generasi yang berperilaku dan berakhlak baik dan benar, dan sadar akan pentingnya alam yang ada disekitar kita, bahkan “peduli bumi”
-Sustainable Cities and Communities: dengan adanya taman sebagai identitas kota diharapkan masyarakat dapat terdorong untuk meningkatkan kualitas dari kota itu sendiri agar menjadi lebih maju, modern, kuat, bersih, rapi , terjaga dan berkelanjutan, dan mendorong masyarakat agar lebih berani untuk menghadapi segala hal yang datang tetapi tetap menjaga karakter dan jati diri sehingga tidak terlalu berpengaruh dari hal baru yang datang masuk tersebut dan berani untuk unjuk diri keluar dari zona nyamnnya.
-Life on Land : selain untuk meningkatakn nilai budaya dan kesadaran masyarakat, tentu saja taman ini juga untuk meningkatakan kulaitas lingkungan, memperbaiki keadaa ekossitem yang ada dan meningkatkan kualitasnya, meningkatkan keragaman hayati, meningkatkan keindahan lingkungan, meningkatkan kualitas hidup satwa dan menjaga ekosistem yang ada dan yang seharusnya ada.

Sekian dan Terimakasih Pak.

31 03 2017
Utari septi aulia (A44140024) (08:21:20) :

Topik penelitian saya adalah “Studi potensi pengelolaan lanskap danau tarusan kamang berbasis kearifan lokal”. Penelitian ini saya lakukan di kawasan kabupaten Agam Sumatera Barat, pemilihan tapak ini karena memiliki keunikan yang dapat terjadi pada satu kawasan perairan dan keindahan yang masih alami, serta kawasan yang sangat dekat dengan lingkungan masyarakat, sehingga masih kental unsur kearifan lokalnya. Serta keunikan danau memiliki dua wajah yaitu dapat menjadi danau dan tanah lapang satu waktu. Terkait dengan Sustainable Development Goals untuk mendukung topik penelitian tersebut adalah sebagai berikut:
6.      Menjamin ketersediaan dan pengelolaan air serta sanitasi yang berkelanjutan bagi semua orang. Pilihan kriteria ini karena danau ini menjadi tempat hidupnya sumber daya alami, seperti tanaman air dan ragam jenis ikan memiliki biodiversitas yang tinggi.
11.  Menjadikan kota dan pemukiman manusia inklusif, aman, berketahanan dan berkelanjutan. Pemilihan kriteria ini dikarena kawasan danau yang berhubungan erat dengan pemukiman masyarakat setempat, dapat meningkatkan pendapatan masyarakat karena telah menjadi kawasan wisata.
15.  Melindungi, memperbarui, serta mendorong penggunaan ekosistem daratan yang berkelanjutan, mengelola hutan secara berkelanjutan, memerangi penggurunan, menghentikan dan memulihkan degradasi tanah, serta menghentikan kerugian keanekaragaman hayati. Pemilihan kriteria ini karena danau tersebut menyatu dengan bukit dan hutan, dimana menjadi borrowing lanskap yang menjadi nilai tambah dari kawasan tersebut.

31 03 2017
Rahmi Maulina (A44140017) (09:06:06) :

Topik penelitian saya adalah “Pelestarian nagari Pariangan sebagai desa wisata sejarah dan budaya di kabupaten Tanah datar, Sumatra Barat” . Penelitian ini bermaksud untuk melestarikan keasrian lanskap nagari pariangan serta mengenalkan objek wisata sejarah budaya nagari Pariangan ke pada masyarakat.
Penelitian ini terkait dengan beberapa sustainable development goals, yaitu :
1. DECENT WORK AND ECONOMIC GROWTH
Pelesatraian Desa Pariangan akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dengan adanya pelestarian maka warga akan menjaga desa serta akan banyak wisatawan yang berkunjung karna keindahan dan keasrian desa tersebut.
2. SUSTAINABLE CITIES AND COMMUNITIES
Desa ini dikunjungi wisatawan dari berbagai kalangan sehingga keberlanjutan desa dan komunitas ini ditentukan dari pengelolaannya.

31 03 2017
Nuraini Intan Soraya (A44140012) (09:21:40) :

Topik penelitian saya adalah “Evaluasi Desain Kawasan Sekitar Benteng Kuto Besak Palembang Berbasis Budaya”. Berikut merupakan Sustainable Development Goals yang terkait dengan topik saya:

8. Decent work and economic growth
Dengan melakukan evaluasi desain lanskap di sekitar kawasan yang memperhatikan aspek sosial dan budaya masyarakat lokal, harapannya kawasan ini dapat menjadi tempat yang mendukung aktivitas warga dalam perkembangan ekonomi dengan meningkatnya jumlah pengunjung yang datang sehingga menambah jumlah lapangan kerja.

11. Sustainable cities and communities
Evaluasi desain kawasan diharapkan dapat diterima sesuai dengan karakter budaya masyarakat lokal sehingga dapat berkelanjutan

15. Life on Land
Evaluasi desain kawasan diharapkan menjaga keberlangsungan dan menunjang berbagai aktivitas diatasnya. Dengan tetap menjaga dan melestarikan kondisi eksisting, tetapi dengan konsep desain yang lebih suitable sehingga terjalin harmoni antar elemen kawasan.

31 03 2017
URFA ADZKIA A44140070 (09:45:41) :

Topik Penelitian yang saya ambil berjudul “Perancangan Taman Rekreasi berbasis Ecopark di Kawasan Situ Juanda Depok”. Penelitian ini bertujuan memberikan area ruang terbuka hijau dan biru sebagai taman rekreasi bagi masyarakat sekitar sekaligus memberikan edukasi terkait flora dan fauna yang ada di Depok dan disekitar Situ. Adapun Sustainable Development Goals yang terkait dengan penelitian ini adalah aspek SDGs dengan nomer :

3. Good Health and Well-being
Adanya taman rekreasi ini memberikan ruang terbuka hijau yang menfasilitasi kegiatan berolahraga seperti fitness are terbuka, jogging track, dan lapangan olahraga untuk menunjang kebutuhan hidup sehat jasmani masyarakat.

4. Quality Education
Pendekatan taman berbasis Ecopark dalam perancangan taman ini memberikan edukasi pengenalan jenis vegetasi, satwa, dan biota air di Kawasan Situ Juanda.

8. Decent Work and Economic Growth
salah satu fasilitas yang akan dirancang adalah adanya pujasera diarea taman hal ini dapat menumbuhkan ekonomi bagi warga sekitar yang sudah diberi pelatihan sebelumnya. Ruang terbuka pada taman yang berorientasi water front dapat dijadikan venue bagi event-event yang akan digelar hal ini juga dapat menumbuhkan perekonomian.

14. Life Below Water
Perancangan taman rekreasi ini secara tidak langsung akan menjaga kualitas air pada Situ Juanda sehingga ekosistem yang ada didalamnya tetap terjaga dengan baik.

15. Life On Land
RTH eksisting yang ada di Kawasan Situ juanda sudah baik, namun perlu dikelola dengan baik agar ekosistem daratnya tetap terjaga dan sustainable, perancangan taman ini secara tidak langsung akan memberikan dampak pengelolaan ekosistem di kawasan tersebut.

sekian, Terimakasih

31 03 2017
Tsara Nuha Apsari (09:52:46) :

Topik penelitian saya adalah “Perencanaan Kebun Binatang Bandung sebagai Kebun Binatang Berbasis Ekosentris”. SDG yang berkaitan dengan topik ini adalah:

1. Life on Land
Kebun binatang berperan sebagai tempat konservasi ex-situ. Oleh karena itu, SDG ini sangat berkaitan dengan topik saya karena menyangkut kelayakan hidup binatang yang ada di kebun binatang tersebut. Pengelolaan yang kurang memperhatikan kesejahteraan binatang yang ada perlu diperbaiki. Selain itu juga perlu diciptakan lingkungan yang layak menyerupai habitat aslinya.

2. Quality Education
Selain sebagai tempat rekreasi, kebun binatang dapat berperan sebagai media edukasi. Terdapat pengetahuan-pengetahuan yang secara langsung dapat diperoleh dengan mengamati perilaku binatang yang ada. Namun dengan kondisi yang ada sekarang, binatang terlihat memprihatinkan. Menurut saya, perlu ada sistem yang diperbaiki agar penyampaian edukasi dapat disalurkan dengan maksimal.

31 03 2017
Intan Nur Fathonah (10:00:35) :

Topik penelitian saya adalah “Perencanaan Lanskap Situ Gede Tasikmalaya sebagai Kawasan Ekowisata”. Penelitian saya bertujuan menciptakan lanskap Situ Gede yang saat ini sudah menjadi tempat wisata menjadi lebih tertata dengan berbasis ekologi sehingga selain menjadi tempat wisata, lanskap Situ Gede dapat lestari ekosistem di dalamnya. Adapun Sustainable Development Goals yang terkait dengan penelitian saya, yaitu:
Life on land
Situ Gede Tasikmalaya yang dikelilingi oleh rumpun pepohonan berkayu dan danaunya sendiri tentu kaya akan ekosistem. Namun belakangan, pembangunan permukiman penduduk mulai merambah mendekati kawasan situ. Dengan perencanaan Situ Gede sebagai kawasan ekowisata, perambahan yang lebih jauh dapat dicegah karena adanya perlindungan kawasan. Hal itu dapat mempertahankan ekosistem dan biodiversitas yang ada di kawasan Situ Gede.
Quality Education
Dengan dibuatnya Situ Gede Tasikmalaya sebagai kawasan ekowisata, diharapkan masyarakat sekitar dan pengunjung dapat teredukasi mengenai pentingnya menjaga lingkungan yang akan memberi manfaat keberlanjutan. Selain edukasi lingkungan, masyarakat/pengunjung juga dapat mempelajari vegetasi dan satwa apa saja yang berada di sana.

31 03 2017
Putti Alya H (A44140021) (10:21:24) :

Sustainable development goal yang berkaitan dengan topik penelitian saya (Perencanaan Lanskap Agrowisata Dataran Tinggi Selo, Kab. Boyolali) yaitu

9. Industry, Innovation and Infrastructure.
Perencanaan kawasan dengan potensi agrowisata perkebunan dan peternakan diharapkan mampu megembangkan kualitas dan keberlanjutan infrastruktur untuk mendukung pengembangan ekonomi dan kesejahteraan yang adil untuk masyarakat.

12. Responsible Consumption and Production
Dengan memanfaatkan potensi dari kawasan agrowisata, điharapkan dapat mencapai efisiensi penggunaan sumberdaya alam dan pengelolaan yang berkelanjutan. Selain itu juga dapat mengembangkan dan mengimplementasikan wisata yang berkelanjutan untuk menciptakan lapangan pekerjaan serta mempromosikan budaya dan produk lokal

15. Life On Land
Proses perencanaan kawasan agrowisata harus memperhatikan konservasi biodiversitas dan penggunaan lahan yang berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitasnya dalam menyediakan berbagai manfaat untuk pembangunan yang berkelanjutan

31 03 2017
bagus muttaqin(A44140050) (10:47:46) :

Penelitian ssaya berjudul ” Desain Taman Agrowisata Mangrove di Daerah Pantai Payangan Jember” . Penelitian ini bertujuan mendsain taman untuk agrowisata Mangrove di daerah pantai payangan jember , yang terdapat potensi Mangrove yang besar . selain untuk wisata taman tersebut juga bermaksud memberi edukasi tentang magrve pada masyarakt sekitar . SDGS yang berkaitan dengan topik ini adalah :

1. Good jobs and Economic Growth
Dengan adanya kawasan agrowisata Mangrove nanti dapat meningkatkan pendpatan / ekonomi masyarakat sekitar secara langsung dan tidak langsung . selain itu adnya kawasan wisata tersebut memberi lapangan pekerjaan baru bagi masyrakat sekitar pantai .

2. Quality Education
Adanya tamna agrowisata Mangrove nantinya akan memberikan pembelajran dan pengetahuan yang baik bagi masrakat sekitar tentang kegunaan dan seluk beluk Mangrove itu sendiri . disajikan secara menarik sehingga dapat menarik minat semua kalngan untuk dapat mempelajarinya dari taman agrowisatanya nanti .

3. Live on Land
Dengan adanya taman agrowisata Mangrove ini nanti akan memperbaiki kawasan Mangrove yang tidak terawat menjadi tertata dan terjaga , serta adnya mngrove tersebut mencegah abrasi bibir pantai payangan sehingga kawasan tersebut menjadi lebih terjaga

31 03 2017
Khairul Umam (A44140008) (10:58:27) :

Topik penelitian saya tentang ‘Revitalisasi Lapangan Empang sebagai Alun-alun kota bogor’ penelitian saya bermaksud ingin merancang dan mengembalikan fungsi lapangan empang sebagai Alun-alun kota bogor yang bersejarah, Pada umumnya masyarakat masih belum tau dimana Alun-alun sebenarnya Kota Bogor. olehkarena itu, penelitian ini bermaksud menjadikan lapangan Empang sebagai identitas Alun-alun Kota Bogor dan menjadi rekomendasi pemerintah dalam upaya pelestarian sejarah Kawasan Empang.

Terkait dengan SDGs, penelitian yang dilakukan memiliki beberapa aspek yang relevan dengan output yang diharapkan dari penelitian, yaitu:

4. Quality education
meningkatkan potensi sejarah yang terdapat di tapak, dan menjadi ruang edukasi bagi masyarakat untuk lebih dalam mengenal sejarah Kota Bogor, khususnya Kawasan Empang.

8. Pertumbuhan Ekonomi dan Pekerjaan yang Layak (Decent Work and Economic Growth) adanya revitalisasi Lapangan Empang dapat menarik wisatawan yang berkunjung ke Kota Bogor. hal tersebut meningkatan ekonomi masyarakat sekitar di kawasan Empang dalam upaya memenuhi akomodasi wisatawan yang berkunjung.

11. keberlanjutan kota dan komunitas
Upaya revitalisasi Lapangan Empang akan mendorong pelestarian Kawasan Empang, hal tersebut dapat menjadi rekomendasi bagi pemerintah dalam upaya pelestarian kawasan situs sejarah kota bogor serta sebagai wujud Kota Bogor yang sustainable cities and communities.

31 03 2017
Anggia Sekar Nurulita / A44140077 (11:09:54) :

Topik penelitian saya ada “Perencanaan Jalur Hijau di Kawasan Suburban Cibubur sebagai Pengendalian Pencemaran Udara”. SDG yang berkaitan dengan penelitian saya adalah:

Kawasan suburban saat ini semakin berkembang dari waktu ke waktu. Hal ini memberikan dampak positif dan negatif pada saat yang bersamaan. Dampak positif yang terjadi berkaitan dengan sektor ekonomi yang terus berkembang pesat diiringi dengan dampak negatif berupa degradasi lingkungan dan kesadaran lingkungan.

1. Climate action
Degradasi lingkungan seharusnya diiringi dengan tindakan perbaikan lingkungan yang sedikit banyak dapat mempengaruhi perubahan iklim akibat pemanasan global. Menata lanskap yang telah terdegradasi merupakan salah satu tindakan yang dapat menanggulangi perubahan iklim tersebut. Dalam hal penelitian saya, penataan jalur hijau menjadi salah satu tindakannya mengingat saat ini kondisi jalur hijau di Jalan Transyogi Cibubur sangat memprihatinkan dimana banyak tanaman yang mengalami stres, sampah berserakan, dan masyarakat yang belum menghargai jalur hijau tersebut.

2. Sustainable cities and communities
Penataan jalur hijau secara lambat laun akan membangun perilaku masyarakat. Karena pembentukan kota dan komunitas yang berkelanjutan haruslah dimulai dari penataan lanskap dan juga regulasi di dalamnya.

31 03 2017
Taufik Septiyan Maulana (A44140014) (11:27:18) :

1. Topik penelitian saya adalah “Perencanaan Daerah Rawan Bencana Banjir Bandang di Kec. Tarogong Kidul Kab. Garut Berbasis Mitigasi Bencana”. Berdasarkan topik penelitian tersebut, SDGs yang terkait dengan penelitian tersebut diantaranya Suistanable Cities and Communities , Climate Action, dan Life on Land.

2. Ketiga SDGs tersebut sangat relevan bagi topik penelitian saya dengan alasan sebagai berikut:
*Suistanable Cities and Communities
Topik penelitian saya mendukung keberlanjutan dan keberlangsungan hidup lingkungan kota dan masyarakat di daerah rawan bencana banjir bandang. Melalui penelitian ini, pembangunan diarahkan untuk meminimalisasi dampak dari bencana yang terjadi serta memperkuat dinamic resilient masyarakat di daerah tersebut.
*Climate Action
SDGs ini relevan dengan topik penelitian saya sebagai bentuk dalam menghadapi perubahan iklim dunia yang berdampak kepada intensitas bencana alam yang meningkat.
*Life on Land
Topik penelitian ini mendukung keberlangsungan kehidupan di darat, tidak hanya manusia sebagai objek utama, tetapi juga seluruh elemen abiotik dan biotik serta keanekaragaman hayati yang ada dalam menghadapi bencana banjir bandang yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

31 03 2017
Rofifah Aulia S (A44140080) (11:33:41) :

Topik penelitian saya tentang “Pelestarian Kawasan Banten Lama sebagai Situs Sisa Kejayaan Kerajaan Banten berbasis Kenyamanan Pengunjung”.
SDGs yang berkaitan dengan topik penelitian saya yaitu :

(4) Quality Education
Diharapkan penelitian ini dapat menjadi tolak ukur masyarakat dalam menilai suatu kawasan berdasarkan aspek sejarah. Kawasan Banten Lama dapat menjadi salah satu tempat untuk memperoleh edukasi sejarah di Provinsi Banten. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga Kawasan Banten Lama sebagai kawasan wisata sejarah secara tidak langsung akan membuat masyarakat lebih menghargai aspek-aspek yang dapat membuat kawasan tersebut menjadi destinasi edukasi sejarah.

(8) Decent Work and Economic Growth.
Pelestarian Kawasan Banten Lama secara tidak langsung berperan dalam meningkatkan berbagai peluang pekerjaan bagi masyarakat sekitar kawasan tersebut.

31 03 2017
Muhamad Sayuti (A44140030) (12:01:10) :

Topik
Penelitian saya adalah pemanfaatan lanskap pertanian di Kelurahan Cikaret, Bogor sebagai kawasan agrowisata.

SDGs yang berkaitan dengan topik penelitian tersebut di antaranya:

1. Zero hunger
Dengan agrowisata, masyarakat setempat mendapatkan asupan makanan dari produk-produk pertanian di daerah tersebut. Dengan demikian, masyarakat tersebut tidak ada yang kelaparan.

2. Good Health And well-being
Dengan agrowisata, kesehatan masyarakat setempat terjamin dan kehidupan mereka sejahtera.

3. Quality education
Masyarakat mendapatkan pemerataan pendidikan yang berkualitas bagi semua kalangan dan kesempatan belajar seumur hidup bagi semua orang terjamin

4. Recent Work And economic growth
Perkembangan ekonomi masyarakat terutama di bidang pertanian dan wisata dapat berkelanjutan dan semua orang (masyarakat) mendapatkan pekerjaan yang layak.

31 03 2017
Ahmad Fauzan (12:08:57) :

Topik penelitian yang saya usung yaitu “Redesign Jalur Hijau dan Sistem Drainase di Sepanjang Jalan KH Sholeh Iskandar, Kota Bogor”.
SDGs yang berkaitan dengan topik penelitian saya yaitu :

Life on Land
Evaluasi dari desain kawasan Sholeh Iskandar ini diharapkan menjaga keberlangsungan dan menunjang berbagai aktivitas diatasnya. Seperti sebagai Sarana Jalan Utama, akses langsung menuju TOL Jagorawi, sebagai pusat berbagai macam bisnis & Usaha, dan sebagai tempat tinggal yang nyaman dengan tetap menjaga dan melestarikan kondisi eksisting, tetapi dengan konsep desain yang lebih suitable sehingga terjalin harmoni antar masing-masing elemen di kawasan ini.

Sustainable cities and communities
Penataan jalur hijau dalam jangka panjang akan mengubah perilaku masyarakat menjadi lebih maju. Karena pembentukan kota dan komunitas yang berkelanjutan harus dimulai sejak penataan lanskap dan juga regulasi di dalamnya.

Clear Water and Sanitation
Menjaga kualitas air dan mengatur sanitasi merupakan hal yang sangat penting. terutama di sepanjang jalan Sholeh Iskandar ini yang termasuk jalan utama di Kota Bogor yang sering tergenang air apabila terjadi Hujan yang cukup deras. Pengelolaan yang berkelanjutan yaitu pengelolaan yang memperhatikan kualitas air, sistem drainase, pola drainase dan keterjangkauan air. Selain menciptakan kawasan yang sehat dan terbebas dari banjir, faktor itu dapat dijadikan sebagai cerminan Kota maju. Selain itu sebagai distribusi air untuk kegiatan usaha & masyarakat sekitar kawasan.

31 03 2017
Insan Fahmi (A44140073) (12:23:07) :

Topik penelitian saya adalah ‘Studi Analisis Efektifitas Muntingia calabura Sebagai Penjerat Partikel Semen di Kawasan Industri Semen Gunungputri’. Berdasrkan topik yang Saya pilih. SGDs yang terdapat pada judul tersebut adalah sebagai berikut,

1. Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Dengan permukaan daun yang kasar, kajian ilmiah sebelumnya membuktikan bahwa Pohon Kersen (Muntingia calabura) efektif dalam menjerat polusi udara. diharapkan dari topik ini dapat menarik perhatian industri semen untuk melakukan penghijaun dengan menggunakan Pohon Kersen di daerah sekitarnya agar dapat menjaga udara di sekitarnya bersih dan layak untuk kehidupan.

2. Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Sebagai Kawasan yang memiliki beberapa industri semen, diharapkan dari topik ini dapat memantik industri-industri semen yang ada untuk terus berinovasi dalam pengelolaan limbah memanfaatkan metode bioengineering.

3. Kota dan Komunitas Berkelanjutan. diharapkan dari topik ini dapat memotivasi industri semen untuk melakukan CSR penghijauan kota dengan metode yang tepat agar tetap menjadi kota layak huni.

4. Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. Sebagai Industri Semen terbesar sudah sewajarnya mengonsumsi sumberdaya alam skala besar untuk memenuhi produksi yang besar, dampaknya industri tersebut menghasilkan limbah skala besar juga, dari topik ini diharapkan dapat mengelola limbah berupa partikel-partikel semen di udara dengan baik dan dapat mengurangi dampaknya.

31 03 2017
Adi Rangga Rusmana (A44140067) (12:23:31) :

Topik penelitian saya yaitu“Penanaman jalur hijau pada jalur kereta api dari Bogor sampai Cilebut”.

Semakin bertambahnya populasi manusia maka kebutuhan akan kendaraan semakin bertambah, salah satuunya adalah kereta api.Semakin tingginya tingkat kereta api maka akan semakin bertambahnya polusi suara juga memakan energi yang banyak.Yang berkaitan dengan penelitian saya adalah:

1. Climate action
Bertambahnya kereta maka harus diiringi dengan penambahan jalur hijau disekitarnya. Semakin banyaknya gesekan kereta pada rel akan merubah iklim mikro disekitarnya. Penataan jalur hijau disekitar rel akan memperbaiki iklim mikro tersebut dan juga mengurangi polusi suara yang berdampak pada kawasan disekitar rel. Penataan jalur hijau juga menambah kesan estetik bagi jalur rel kereta api

2. Sustainable cities and communities
Dengan adanya jalur hijau yang terbentuk pada lanskap jalur kereta api maka kesadaran masarakat akan pentingnya menjaga lingkungan disekitar jalur kereta api akan terbentuk dengan sendirinya.

31 03 2017
Insan Fahmi (A44140073) (12:25:06) :

Topik penelitian saya adalah ‘Studi Analisis Efektifitas Muntingia calabura Sebagai Penjerat Partikel Semen di Kawasan Industri Semen Gunungputri’. Berdasrkan topik yang Saya pilih. SDGs yang terdapat pada judul tersebut adalah sebagai berikut,

(3) Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Dengan permukaan daun yang kasar, kajian ilmiah sebelumnya membuktikan bahwa Pohon Kersen (Muntingia calabura) efektif dalam menjerat polusi udara. diharapkan dari topik ini dapat menarik perhatian industri semen untuk melakukan penghijaun dengan menggunakan Pohon Kersen di daerah sekitarnya agar dapat menjaga udara di sekitarnya bersih dan layak untuk kehidupan.

(9) Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Sebagai Kawasan yang memiliki beberapa industri semen, diharapkan dari topik ini dapat memantik industri-industri semen yang ada untuk terus berinovasi dalam pengelolaan limbah memanfaatkan metode bioengineering.

(11) Kota dan Komunitas Berkelanjutan. diharapkan dari topik ini dapat memotivasi industri semen untuk melakukan CSR penghijauan kota dengan metode yang tepat agar tetap menjadi kota layak huni.

(12) Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. Sebagai Industri Semen terbesar sudah sewajarnya mengonsumsi sumberdaya alam skala besar untuk memenuhi produksi yang besar, dampaknya industri tersebut menghasilkan limbah skala besar juga, dari topik ini diharapkan dapat mengelola limbah berupa partikel-partikel semen di udara dengan baik dan dapat mengurangi dampaknya.

31 03 2017
Muhamad abdurahman (12:27:16) :

Topik penelitian saya yaitu “perencanaan lanskap padat pemukiman daerah tanah abang berbasis kawasan ekologis”

SDGs yang berkaitan dengan topik penelitian saya..
11.Keberlanjutan Kota dan Komunitas.
Wilayah penelitian saya dengan goals bahwa keberlanjutan dalam lingkungan pemukiman yang ekologis adalah dengan menjaga ruang ruang publik san suatu daerah komunitas untuk dilakukan penaataan yang lebih baik dan memerhatikan lingkungan alamnya agar mampu diselaraskan jika kurang mencukupi maka perlu usaha penghijauan yang lebih baik

31 03 2017
Puti Zahra (A44140081) (12:42:02) :

Topik penelitian saya adalah “Analisis Fungsi Pada Perubahan Pada Pocket Park Di Kota Bogor “. Penelitian ini membahas tentang fungsi yang seharusnya ada dan fungsi utama pada pocket park dibeberapa pocket park yang mengalami perubahan di Bogor.

Sustainable Development Goals (SDG) yang terkait mengenai penelitian saya adalah

9. Industri, Inovasi, dan Infrastruktur
yaitu membangun infrastruktur yaitu pocket park yang berkualitas dan berkelanjutan

10. Keberlanjutan Kota dan Komunitas
dengan adanya pocket park yang memiliki fungsi yang sesuai maka akan membangun kota dan pemukiman yang berkualitas dan berkelanjutan

13. Aksi Terhadap Iklim
Pocket Park merupakan salah satu ruang terbuka hijau yang berguna ntuk mengatasi permasalahan iklim pada kota tersebut

15. Kehidupan Darat
Dengan mengetahui fungsi yang seharusnya pada pocket park maka akan meningkatkan keberlangsungan dalam pemakaian lahan yang tepat

31 03 2017
Novia Dilla P (A441400003) (12:44:32) :

1. Topik penelitian saya mengenai Analisis Kebisingan dan Pengaruh Karakteristik Tanaman di Lanskap Jalur Kereta Api (Stasiun Bogor-Stasiun Cilebut). Penelitian ini akan memberikan rencana penanaman yang efektif untuk meredam kebisingan yang berasal dari kereta api. Rencana penanaman ini akan meciptakan ruang terbuka hijau di tepi jalur kereta api. Terkait dengan topik penelitian ini, Sustainable Goals yang terkait antara lain Good Health And Well Being, Climate Action, dan Life On Land.
2. Alasan penelitian tersebut terkait dengan sustainable goals diatas, yaitu:
(3) Good Health And Well Being
Analisis yg kemudian memberikan rencana penanaman akan menciptakan lingkungan pemukiman yang berada di dekat jalur kereta api menjadi lebih nyaman. Apabila kebisingan tidak tereduksi dengan baik, maka menimbulkan stress bagi masyarakat sekitar.
(13)Climate Action
Menciptakan ruang terbuka hijau di sekitar tepi jalur kereta api, akan berkontribusi dalam memperbaiki iklim yang sudah semakin rusak.
(15) Life On Land
Ruang terbuka hijau inilah yang akan menjadi habitat satwa satwa baik itu micro organisme maupun satwa lainnya. Namun rencana penanaman yang akan di ajukan, tidak menciptakan koridor satwa sehingga tidak membahayakan satwa yang ada.

31 03 2017
Salamah Farida (12:51:33) :

Topik penelitian saya adalah ‘Perencanaan Lahan Tailling sebagai Area Wisata Taman Rawa’. Berdasrkan topik yang Saya pilih. SGDs yang terdapat pada judul tersebut adalah sebagai berikut,

1. Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Topik ini diharapkan dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat melalui aktivitas yang dapat dilakukan di taman seperti berolahraga, beristirahat, berkebun, dll.

2. Bekurangnya kesenjangan. Melalui aktivitas wisata yang dapat dilakukan di taman diharapkan dapat menyeimbangkan kehidupan di kota Timika yang sepi, kurang bersosialisasi, dll.

3. Ekosistem Daratan. Perencanaan Taman Rawa ini diharapkan dapat menjadi habitat bagi satwa rawa seperti, burung, katak, siput yang juga dapat menjadi daya tarik bagi pengunjung.

31 03 2017
Allya Akmelina (A44140006) (13:01:48) :

Topik penelitian yang saya ambil berjudul “Redesain Ruang Terbuka Hijau pada Rumah Sakit sebagai Taman Terapi untuk Meningkatkan Kenyamanan Pasien”. Adapun Sustainabel Development Goals yang terkait dengan penelitian ini adalah:
3. Good Health and Well-being
Pada dasarnya suatu rumah sakit hanya memfokuskan pada tenaga kerja yang ahli dan teknologi yang canggih untuk meningkatkan potensi penyembuhan pasien, namun dengan adanya taman terapi juga dapat menjadi salah satu faktor penunjang untuk potensi peningkatan penyembuhan yang menekankan pada relaksasi pasien dengan menggunakan aspek non fisik seperti aroma, bunyi ataupun warna ataupun latihan motorik pada anak.
13. Climate action
Dengan keberadaan suatu taman yang ditumbuhi tanaman rimbun ataupun berstrata mampu mempengaruhi iklim mikro pada suatu lanskap. Tepatnya lagi pada dasarnya rumah sakit berada pada daerah perkotaan yang mayoritas dipenuhi oleh perkerasan ataupun bangunan, sehingga keberadaan taman sangat diperlukan untuk mengatur iklim mikro
15. Live on land
Evalusi redesain pada ruang terbuka hijau rumah sakit diharapkan dapat menunjang keberlangsungan kehidupan yang terjalin didalamnya, sehingga tercipta suatu keselarasan antar satu elemen dan elemen lainnya serta dapat meningkatkan kenyamanan pasien guna meningkatkan potensi penyembuhan

Sekian dan terima kasih

31 03 2017
Amira Syafriana (A44140016) (13:01:50) :

Topik penelitian saya adalah “Pengelolaan Lanskap Danau Vila Bogor Indah berbasis Daerah Resapan Air”.
Point SDGs yang berkaitan dengan penelitian saya yaitu:

1. Clean Water and Sanitation
Lanskap Danau Vila Bogor Indah merupakan ciri khas pada kawasan tsb, karena letaknya strategis dan memiliki view yang indah. Namun, kondisinya saat ini terbilang buruk akibat adanya pembuangan limbah rumah tangga, endapan sampah yang menyebabkan pendangkalan, penyusutan air dan kekeringan sehingga menyebabkan banjir. Penelitian saya bertujuan agar lanskap danau dapat berperan sebagai daerah resapan air yang memiliki kualitas air dan sanitasi yang baik, sehingga mendukung untuk mencapai akses ke sanitasi dan kebersihan yang memadai dan merata untuk penduduk setempat, juga meningkatkan kualitas air dengan mengurangi polusi, menghilangkan dumping dan meminimalkan pelepasan bahan kimia berbahaya, mengurangi proporsi air limbah yang tidak didaur ulang, menerapkan manajemen sumber daya air terpadu di semua tingkatan, dan melindungi juga memulihkan ekosistem yang berhubungan dengan air.

2. Life on Land
Pengelolaan lanskap danau ini juga berpengaruh pada ekosistem di dalamnya, sehingga mendukung pemanfaatan berkelanjutan ekosistem air tawar darat, mengembalikan lahan dan tanah yang rusak termasuk kekeringan dan banjir, serta secara signifikan melestarikan keanekaragaman hayati dan ekosistem secara berkelanjutan

31 03 2017
Salamah Farida (13:03:25) :

Topik penelitian saya adalah ‘Desain Resort Berbasis Budaya Minangkabau’. Berdasrkan topik yang Saya pilih. SGDs yang terdapat pada judul tersebut adalah sebagai berikut,

1. Pendidikan yang Berkualitas. Desain resort ini diharapkan dapat menambah ilmu wisatawan tentang sejarah dan kebudayaan Minangkabau dan dapat merasakan sendiri nuansa budaya tersebut.

2. Pekerjaan yang layak dan pertumbuhan ekonomi. Resort ini diharapkan dapat membuka lapangan kerja bagi warga lokal di bidang perhotelan dan pariwisata.

3. Industri, inovasi, dan infrastruktur. Desain resort yang melestarikan budaya Minangkabau namun tetap modern, kokoh, dan berkelanjutan.

31 03 2017
Febya Mutiara Edison (13:05:19) :

Topik penelitian saya adalah ‘Desain Resort Berbasis Budaya Minangkabau’. Berdasrkan topik yang Saya pilih. SGDs yang terdapat pada judul tersebut adalah sebagai berikut,

1. Pendidikan yang Berkualitas. Desain resort ini diharapkan dapat menambah ilmu wisatawan tentang sejarah dan kebudayaan Minangkabau dan dapat merasakan sendiri nuansa budaya tersebut.

2. Pekerjaan yang layak dan pertumbuhan ekonomi. Resort ini diharapkan dapat membuka lapangan kerja bagi warga lokal di bidang perhotelan dan pariwisata.

3. Industri, inovasi, dan infrastruktur. Desain resort yang melestarikan budaya Minangkabau namun tetap modern, kokoh, dan berkelanjutan.

Note:
Mohon maaf Pak saya lupa mengganti nama.

31 03 2017
Reza Istajib (A44140075) (13:12:01) :

Topik penelitian saya adalah “Penggunaan Tanaman Berbunga sebagai Feeding Site Kupu-kupu di Sekolah daerah Purwokerto”. Berdasarkan topik yg saya pilih, SDG yang tedapat pada judul saya adalah Life on Land dan Climate Action.

1. Climate action
Dengan meananm tanaman berbunga, diharapkan dapat memperkaya udara kita dengan oksigen sehingga lingkungab terasa lebih nyaman sekaligus mengurangi polusi dengan menyerap CO2

2. Life on Land
Tujuan utama topik saya salah satunya yaitu dapat menarik perhatian kupu-kupu dengan menggunakan tanaman berbunga. Hal ini tentu memperkaya satwa di daerah tersebut sehingga meningkatkan biodiversitas.

31 03 2017
Resiana Chartika (13:15:40) :

Topik penelitian saya adalah ‘Penataan Rest/Stop Area Berbasis Ekologi di Kawasan Puncak Bogor ’. Berdasrkan topik yang Saya pilih. SDGs yang terdapat pada judul tersebut adalah sebagai berikut,

4. Quality Education
Penataan ruang yang baik dharapkan dapat menjadi acuan dalan proses pembangunan suatu kawasan

8. Decent work and economic growth
Penataan lanskap di sekitar kawasan puncak yang memperhatikan aspek sosial dan budaya masyarakat lokal diharapkan kawasan ini dapat menjadi tempat yang mendukung aktivitas warga dalam perkembangan ekonomi.

9. Industri, Inovasi, dan Infrastruktur
untuk membangun infrastruktur berupa stop area ekologis yang berkualitas dan berkelanjutan

10. Sustainable cities and communities
Penataan stop area secara lambat laun akan membangun perilaku masyarakat. Karena pembentukan kota dan komunitas yang berkelanjutan haruslah dimulai dari penataan lanskap dan juga regulasi di dalamnya.

13. Climate Action
Menciptakan ruang terbuka hijau di jalur puncak untuk mengatasi polusi kendaraan agar meningkatnya kualitas udara air dan tanah

15. Life On Land
Ruang terbuka perlu dikelola dengan baik agar ekosistem daratnya tetap terjaga dan sustainable, perancangan taman pemberhentian ini secara tidak langsung akan memberikan dampak pengelolaan ekosistem di kawasan tersebut.

31 03 2017
Syarifah Rizqi Ramadhani (A44140057) (13:17:39) :

Topik penelitian yang saya ajukan yaitu “Perencanaan Penangkaran Penyu sebagai Kawasan Edu-Tourism di Kepulauan Seribu”. SDG yang berkaitan dengan topik tersebut, yaitu:
1. (4) Quality Education
Memberikan /menyediakan sarana edukasi jntjk berbagai kalangan masyarakat serta mendidik penduduk setempat mengenai hal yang berkaitan dengan penyu serta habitatnya
2. (8) Decent Work and Economic Growth
Dengan adanya kawasan edu tourism, membuka lapangan pekerjaan yang layak dan berkelanjutan untuk penduduk setempat sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah tersebut (sehingga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi negara)
3. (14) Life Below Water
Melestarikan keberagaman laut dan menjaga keberlanjutan habitat di perairan serta menggunakan sumber daya laut dengan bertanggung jawab
4. (15) Life on Land
Dengan menjaga biodiversitas dibawah air, tentunya diikuti dengan melindugi, memperbarui, serta mendorong penggunaan ekosistem daratan yang berkelanjutan
5. (13) Climate Action
Melindungi ekosistem perairan dan daratan merupakan tindakan untuk memerangi perubahan iklim serta dampaknya

31 03 2017
Wandi Muhamad Jaeni (A44140035) (13:18:37) :

Topik penelitian saya adalah Perencanaan Lanskap Kawasan Wisata Budaya Pura Parahyangan Agung Jagatkarta. SDG’s yang berkaitan dengan topik saya yaitu:
1. Quality Education
Penilitian saya bertujuan memberikan wawasan mengenai budaya yang ada di kawasan pura tersebut. Mengetahui bahwa ada pula kebudayaan Bali/Hindu yang sangat kental di Bogor. Memberi wawasan pula tentang keindahan serta bentukan dari pura dan lanskap yang ada di sekitarnya

2. Sustainable Cities and Communities
Penelitian saya bertujuan untuk menguatkan karakter serta menjaga kondisi dari pura tersebut beserta lanskap yang ada di sekitarnya

31 03 2017
ida bagus manu ariditiya b (13:19:17) :

topik perencanaan lanskap desa AMEDpesisir pantai berbasis ke arifan lokal

sdg
1. sustainable cities and communities : menata kawasan permukiman dan area wisata dengan memadukan kearifan lokal yang telah ada dan melestarikannya
2. life bellow water : menjaga area pesisir pantai dan terumbukarang sebagai rumah dari ikan

31 03 2017
Aditya Pradana (A44140072) (13:22:26) :

Topik Penelitian Saya Desain Taman Indoor pada Ruang Tunggu Bandara Soekarno Hatta
1.Life On Land
Taman indoor inilah yang akan menjadi habitat serangga baik itu micro organisme maupun satwa lainnya. Namun rencana penanaman yang akan di ajukan, tidak menciptakan koridor satwa sehingga tidak membahayakan satwa yang ada
2 .Industri, inovasi, dan infrastruktur. Desain Taman Indoor yang dapat membuat penggunanya nyaman namun tetap modern, kokoh, dan berkelanjutan.

31 03 2017
Lani Kusumaati (A44140037) (13:23:33) :

Topik penelitian saya yaitu “Pengaruh Wisata Alam Cikole terhadap Kawasan Hutan Pinus Cikole Lembang, Bandung”.
Sustainable Development Goals (SDGs) yang terkait dengan penelitian saya ialah:

1. Life on Land
Wisata alam ini diharapkan sebagai tempat yang nyaman untuk berwisata dengan menjaga keberlangsungan ekosistem dan kondisi eksisting hutan pinus.

2. Climate Action
Hutan Pinus di Lembang merupakan salah satu ruang terbuka hijau yang memengaruhi iklim dan kenyamanan di Kota Bandung.

3. Decent Work and Economic Growth
Tempat wisata ini dapat mengangkat nama kawasan tersebut sehingga meningkatkan nilai ekonomi masyarakat sekitar

31 03 2017
Danar Panji Wicaksono (A44140069) (13:30:55) :

Topik penelitian : Perencanaan Lanskap Agrowisata Belimbing Dewa Sebagai Ikon Kota Depok

1. SGDs yang berkaitan dengan topik saya adalah “decent work and economic growth” dan “climate action”

2. Decent work and economic growth = Peningkatan taraf ekonomi daerah depok dengan adanya lanskap agrowisata
Climate action = memperbaiki iklim mikro dengan vegetasi dalam lanskap agrowisata

31 03 2017
Echa Fadhila Rahmawati (13:32:01) :

Selamat Siang Pak Kaswanto.
Berikut adalah jawaban saya atas tugas pada minggu ke 6.

Soal:
1. Tentukan SDGs yang berkaitan dengan topik penelitian Anda.
2. Berikan penjelasan yang jelas, lugas dan argumentatif mengapa SDGs tersebut sangat relevan bagi penelitian Anda.

Jawab:
Topik Penelitian saya adalah Evaluasi Kualitas Lanskap Kota Mandiri “Summarecon Bekasi” Guna Menjadi Acuan Parameter Lingkungan yang Baik.
Berdasarkan pengetahuan serta perspektif saya, topik tersebut berkaitan dengan SDGs nomor 11, 9, dan 13.

dari SDGs nomor 11 mengenai Sustainable Cities and Communities yang ingin menjadikan cities inclusive, safe, resilient and sustainable. Kita dapat melihat bahwa sebuah Kota memiliki begitu banyak peran bagi Manusia mulai dari pusat kegiatan administrasi, pusat kegiatan ekonomi, sosial, budaya, terknologi dan masih banyak lagi. Meski begitu terdapat banyak tantangan yang harus dihadapi untuk memaintain Kota agar selalu dapat menopang segala fungsinya tanpa mengalami kerusakan dan penurunan kualias. Oleh karena itu, melalui topik saya, saya berpendapat bahwa untuk dapat menyelesaikan berbagai tantangan serta rintangan yang ada pada sebuah kota, maka diperlukan suatu acuan untuk kota-kota lain untuk mencapai sebuah kota yang baik.

Pada SDGs nomor 9 mengenai Industry, Innovation and Infrastructure. mengapa ini berkaitan dengan topik saya, SDGs nomor 9 ini ada salah satunya dikarenakan oleh adanya Undeveloped infrastructures yang sangat berpengaruh terhadap limits access to health care and education, pada topik saya, saya ingin menilai suatu kualitas lanskap kota yang baik dengan kecukupan infrastcuture didalamnya.

Sedangkan pada SDGs nomor 13 mengenai Climate Action, dengan adanya penelitian saya ini, saya berharap Kota-Kota yang ada tidak hanya baik dalam lingkup teknologi, namun juga dalam lingkup2 penting lainnya, terutama lingkup Lingkungan, bagaimana suatu Kota dapat berperan tidak hanya untuk makhluk didalamnya namun juga terhadap bumi ini.

Sekian Jawaban dari saya,
Terimkasih Pak,
Selamat Siang.

31 03 2017
Hendri Septian (A44140038) (13:32:11) :

Topik penelitian saya adalah “Penanaman Bunga Merak sebgi penambahan estetika di beberapa titik kawasan Gede Bage kota Bandung” SDGs yang terkait dengan penelitian saya yaitu:
-Live on Land
Penelitian saya mengutamakan penanaman bunga merak untuk meningkatan kualitas estetika lingkungan pada kawasan Gede Bage yang merupakan kawasan pengembangan kota yang dinilai kurang adanya estetika lingkungan
-Quality Education
mengekpos kembali bunga merak yang merupkan bunga khas kota Bandung yang sekarang sudah langka pada kawasan kota Bandung serta dapat mempelajari vegetasi dan lingkungan pada masyarkat sekitar

31 03 2017
Bonita Angky Maulida (A44140004) (13:34:21) :

Topik penelitian saya adalah “Perencanaan Tata Hijau Kawasan Pemukiman di Barelang, Batam, Kepulauan Riau”. Penelitian saya bertujuan untuk merencanakan tata hijau kawasan pemukiman berdasarkan persepsi masyarakat terhadap kebutuhan RTH.
Sustainable Development Goals yang terkait dengan topik penelitian saya adalah
(3) Good Health And Well Being
Adanya tata hijau pada sebuah pemukiman memungkinkan adanya peningkatan dari segi kesehatan masyarakat. Karena penataan hijau suatu pemukiman termasuk penting untuk menciptakan kawasan dengan udara yang bersih dan kawasan yang lebih tertata.
(4) Quality Education
Penelitian ini membutuhkan persepsi dari masyarakat tentang seberapa penting penataan hijau di kawasan pemukimannya, serta preferensi masyarakat tentang fasilitas untuk kawasan tata hijau tersebut dan manfaat yang akan diterima oleh masyarakat dari adanya tata hijau tersebut.
(13) Climate Action
Perencanaan tata hijau ini diharapkan dapat memberikan perubahan terhadap kondisi iklim. Peningkatan kualitas udara, meminimalisir polusi, membuat kawasan menjadi lebih sejuk, dan meningkatkan carbon stock.
(15) Life On Land
Perencanaan tata hijau ini dapat meningkatkan biodiversitas dan meningkatkan kualitas ekosistem yang ada secara berkelanjutan.

31 03 2017
Intan Dwi Lestari (A44140061) (13:34:32) :

Topik penelitian yang saya ambil adalah “Perencanaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) pada kawasan sempadan sungai di Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan”. Penelitian saya bertujuan untuk merencanakan suatu area yang dulunya berupa daerah padat penduduk di sekitar sempadan sungai di Jakarta menjadi sebuah ruang terbuka hijau berbasis ekologis yang dapat dimanfaatkan oleh penduduk sekitar untuk melakukan berbagai aktivitas.

Dari poin-poin yang terdapat dalam Sustainable Development Goals, terdapat beberapa poin yang relevan dengan output yang diharapkan dari hasil penelitian saya. Poin-poin tersebut antara lain:

3. Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan (Good Health and Well-Being)
Keberadaan ruang terbuka hijau dapat mempengaruhi kesehatan masyarakat sekitar. Salah satu fungsi ruang terbuka hijau sebagai penyedia oksigen bersih dapat meningkatkan kualitas udara bersih terutama di kota besar seperti Jakarta yang sudah menurun akibat padatnya kota oleh penduduk dan kendaraan. Kualitas udara yang bersih dapat menjamin kesehatan yang baik bagi masyarakat, dan berimbas pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

11. Keberlanjutan Kota dan Komunitas (Sustainable Cities and Communities)
Salah satu peran penting suatu ruang terbuka hijau adalah menjadi “paru-paru” dari sebuah kota. Sama halnya dengan paru-paru sebagai organ penting dalam tubuh manusia, ruang terbuka hijau juga menjadi ruang penting dalam keberlanjutan suatu kota. Salah satu fungsi ruang terbuka hijau adalah mensuplai udara bersih ke seluruh bagian kota. Kota yang berkelanjutan juga terkait dengan keberlanjutan komunitas. Kota yang nyaman dapat mendukung masyarakat dan komunitas dalam melakukan berbagai kegiatannya.

13. Aksi terhadap Iklim (Climate Action)
Ruang terbuka hijau pada suatu kota dapat memperbaiki berbagai unsur iklim yang sudah menurun kualitasnya terutama pada kota besar dan padat penduduk seperti di Jakarta. Beberapa manfaat yang bias didapat dari keberadaan ruang terbuka hijau antara lain menurunkan suhu/temperature, mengurangi paparan langsung sinar matahari, meningkatkan kelembapan udara, dan lain-lain.

15. Kehidupan di Darat (Life on Land)
Adanya ruang terbuka hijau dapat menjamin keberlanjutan berbagai makhluk hidup terutama di daratan. Keberadaan ruang terbuka hijau dapat meningkatkan keberlangsungan berbagai ekosistem darat. Selain itu, perencanaan ruang terbuka hijau dapat memperbaiki kualitas tanah yang sempat menurun akibat lahan yang dijadikan area pemukiman oleh masyarakat sekitar. Selain itu, yang tak kalah penting dari keberadaan ruang terbuka hijau adalah menghentikan kerugian dari hilangnya keanekaragaman hayati.

31 03 2017
Nur Ainun Afifah Harahap (A44140009) (13:34:56) :

Topik penelitian saya berjudul “Evaluasi Pengelolaan Kawasan Lanskap Bersejarah di Sekitar Alun-Alun Kota Bandung”. Adapun Sustainable Development Goals (SDG) yang berkaitan dengan topik penelitian saya adalah sebagai berikut:
9. INDUSTRY, INNOVATION AND INFRASTRUCTURE
SDG ini berkaitan dengan topik peneitian saya, karena output penelitian saya adalah mencoba menemukan inovasi baru dalam hal mengelola suatu kawasan lanskap bersejarah, yang berkaitan dengan mengelola infrastruktur di kawasan lanskap bersejarah di sekitar Alun-Alun Kota Bandung.
11. SUSTAINABLE CITIES AND COMMUNITIES
SDG ini berkaitan dengan topik peneitian saya, karena output dari penelitian saya adalah rekomendasi pengelolaan kawasan lanskap bersejarah di sekitar Alun-Alun Kota Bandung agar Alun-Alun Kota Bandung itu sendiri serta bangunan-bangunan bersejarah di sekitarnya yang menjadi identitas kota dapat dijaga keberlanjutannya. Selain itu, agar masyarakat saat ini dan masyarakat pada masa yang akan datang tetap dapat mengetahui dan menikmati Alun-Alun Kota Bandung serta bangunan-bangunan bersejarah di sekitarnya sebagai tempat yang menjadi identitas kota Bandung yang kaya akan nilai sejarah.
15. LIFE ON LAND
SDG ini berkaitan dengan topik peneitian saya, karena penelitian saya membahas bagaimana terkait kehidupan serta kegiatan masyarakat di Alun-Alun Kota Bandung dan bangunan-bangunan bersejarah di sekitarnya.

31 03 2017
Desyana Putri S S (A44140071) (13:35:33) :

Topik dari penilitian saya adalah “Desain Taman di Bawah Jalur Monorel Sepanjang Jalan Bandara Soekarno Hatta”.

SDGs yang berkaitan dengan topik penelitian saya yaitu ‘Life on Land’ dan ‘Affordable and Clean Energy’.

Penyediaan RTH di bawah jalur monorel tersebut dapat berfungsi sebagai area resapan air, agar area di bawah tertata rapi, asri, dan indah, menghindari kekumuhan, menghindari permukiman liar, menutupi bagian-bagian struktur yang tidak menarik, serta memperlembut bagian/struktur bangunan yang berkesan kaku.

31 03 2017
Neviera K P (A44140056) (13:37:10) :

Topik penelitian saya adalah Redesain RTH di Pabrik Bayah Cement Plant untuk Perbaikan Kualitas Udara. SDGs yang berkaitan dengan topik saya, yaitu
3. Good Health and Well-being
Pabrik ini tentu saja terdapat polusi dari semua material yang dipakai untuk memproduksi semen. Redesain RTH dapat menjadi salah satu faktor penunjang untuk perbaikan kualitas udara agar para karyawan menjadi nyaman.
13. Climate action
Pabrik ini hanya memiliki sedikit tanaman dan terdapat lebih banyak perkerasan. Keberadaan suatu RTH mampu mempengaruhi iklim mikro tempat tersebut.
15. Live on land
Evaluasi redesain RTH pabrik diharapkan dapat menunjang keberlangsungan kegiatan yang ada agar tercipta keharmonisan antar elemen dan dapat meningkatkan kenyamanan karyawan.

31 03 2017
Fahreza Ari Rizkyawan (13:44:17) :

Topik penelitian saya adalah
“Desain Lanskap Wisata Sikunir berbasis Mountain View sebagai Area Berekspresi”.
SDG yang berkaitan dengan penelitian saya ada

Life on Land

Lanskap Sikunir memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan terutama mengenai borrowing landscape yaitu berupa mountain view. Namun saat ini potensi lanskap sikunir belum dikembangkan secara maksimal. Dengan merancang lanskap sikunir sebagai lanskap wisata berbasis mountain view maka akan memberikan kehidupan bagi lanskap itu sendiri dan juga masyarakat termasuk komunitas di dalamnya sebagai area berekspresi

31 03 2017
Fikri Lazuardi (13:45:43) :

Topik penelitian saya adalah Perencanaan Jalur Trekking Pada Kawasan Taman Hutan Raya Ir H Djuanda

Berdasarkan topik tersebut ada beberapa konsep SDGs yang terkait yaitu :

Good Health And Well Being

Perencanaan jalur trekking dapat meningkatkan kesehatan individu atau pengguna tapak kawasan trekking tersebut karena berada pada kawasan Taman Hutan Raya yang memiliki kualitas udara dan air yang masih baik, selain itu kawasan ini termasuk dalam Landscape Escapism yang bertujuan untuk rekreasi dan relaksasi di alam.

Life on Land

Dengan merencanakan jalur tersebut sangat mendukung untuk
Melindungi, memulihkan dan mempromosikan pemanfaatan berkelanjutan dari ekosistem darat, mengelola hutan secara lestari, mengurangi erosi, menghentikan dan membalikkan degradasi lahan serta menghentikan hilangnya keanekaragaman hayati yang ada pada kawasan tersebut.

31 03 2017
Muthia Yolandha (13:50:18) :

Topik penelitian saya berjudul “Pengelolaan Kawasan Pesisir Pantai untuk Meningkatkan Kualitas Estetika di Pantai Zakat Kota Bengkulu”

– Life of Land : Dengan adanya pengelolaan yang baik pada kawasan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas estetika pada Pantai Zakat yang sebelumnya sangat minim sekali pengelolaannya.
– Clean water and sanitation : Dengan adanya pengelolaan yang baik pada kawasan ini, maka air pantai diharapkan akan lebih jernih dari sebelumnya dan mengurangi sampah-sampah yang mengotori air pantai, hal ini menyebabkan kualitas estetika pantai menjadi berkurang.

31 03 2017
Hapsah Faridah (A44140020) (13:52:06) :

1. Topik penelitian saya yaitu Perencanaan Lanskap Agrowisata berbasis masyarakat di Desa Tambak Mekar Subang Jawa Barat
2. Potensi yang dimiliki pada desa Tambak Mekar dapat dikembangkan dengan baik melalui perencanaan yang baik dan berkelanjutan. Untuk mencapainya maka harus searah dengan tujuan dari united nation yaitu 17 sustainable development goals.
Terdapat dua fokus utama dari tujuh belas sustaonable development goals yang dapat dicapai yaitu
– Live on Land
Dengan membuat agrowisata di Desa Tambak Mekar diharapkan dapat menjadi sarana oembelajaran terhadap kehidupan dan meningkatkan partisipasi masyarakat untuk menjaga ekosistem.
-decent work and economic growth
Menciptakan ekonomi kreatif dengan membuat konsep agrowisata yang akan meningkatkan kesejahteraan masyarajat sekitar

31 03 2017
Robi Rijalul Fikri (A44140041) (14:08:36) :

Topik penelitian saya adalah pengelolaan wisata budaya kawasan keraton qadariah Kalimantan Barat. Hal ini berkaitan dengan salah satu tujuan sdgs yaitu quality education pada bidang budaya. Adanya pengelolaan dan pengembangan ini untuk meningkatkan kualitas dari pembelajaran mengenai sejarah kawasan budaya pada daerah

24 06 2017
Jesse Grillo (04:31:25) :

I enjoyed reading this. are you in need of google marketing plus instagram plus search engine optimization? did you know there is business constructing google marketing plus instagram?

8 09 2017
Citra Ayu Dewanti (11:03:50) :

Nama : Citra Ayu Dewanti
NIM : H34170012

Quiz awal :
1. Apa yg anda ketahui dengan pertanian?
=》 Pertanian itu artinya sangat luas. Segala sesuatu yang kita gunakan seperti makanan, pakaian, dan segala sesuatunya berasal dari pertanian. Pangan di Indonesia juga berasal dari pertanian. Pertanian adalah hal utama di kehidupan kita yang memanfaatkan sumber daya alam yang ada karna mencakup berbagai bidang seperti perkebunan, perikanan, peternakan, kehutanan yang dapat dimanfaatkan semua makhluk hidup. Jadi dari pertanian itulah barang-barang mentah diproduksi sehingga menghasilkan produk-produk yang gunakan untuk sehari-hari.

2. Tulis harapan saudara mengikuti MK PIP?
=》Harapan saya dengan mempelajari MK PIP ini agar belajarnya lebih enjoy dan asik agar tidak membosankan dan dengan belajar MK PIP saya bisa mengetahui banyak hal lagi tentang pertanian di indonesia bahkan internasional. Kelak saya akan ikut serta dalam membantu pertanian Indonesia menjadi lebih baik dari segi hasil nya yang unggul serta adanya inovasi inovasi dahsyat untuk pertanian di Indonesia. Jika pertanian di Indonesia hasilnya bagus, maka akan dapat mensejahterakan para petani Indonesia dan tentunya rakyat sejahtera.

8 09 2017
Hanif Nurullah (12:34:53) :

1.Pertanian menurutku adalah sesuatu bidang atau hobby yang sangat mulia dan sangat di butuhkan oleh orang banyak karna petani adalah jantung dari semua kehidupan, dan pertanian banyak sekali bidangnya bukan hanya bercocok tanam tetapi peternakan, perikanan itu semua termasuk pertanian.
2. Harapan setelah mengikuti kelas PIP ini adalah, saya ingin menjadi orng yang mengerti ilmu ilmu pertanian.

9 09 2017
Farhan Lauda (18:44:03) :

Nama : Farhan Lauda
NIM : H54170014

1. Pertanian adalah segala sesuatu yang berkaitan tentang produksi dan distribusi sumber pangan bagi masyarakat. Baik itu dari hasil perkebunan, perikanan maupun peternakan.

2. Harapan saya setelah mengikuti MK PIP adalah mengetahui tentang dasar-dasar ilmu pertanian secara umum dan lebih memotivasi saya dalam mengembangkan dunia pertanian Indonesia karena potensi itu banyak, tetapi dalam pemanfaatannya masih kurang.

11 09 2017
Didik Prasetyo (18:20:02) :

Nama : Didik Prasetyo
NIM : H34170105

1.Pertanian adalah hal yang berkaitan erat dengan kebutuhan pokok manusia dan menyangkut hidup mati manusia,meliputi pertanian,peternakan,kelautan dan kehutanan.Pertanian juga merupakan pekerjaan utama masyarakat indonesia.

2.Harapannya bisa lebih mengetahui pertanian lebih dalam lagi dan mampu mengelola serta memanfaatkan pertanian untuk masa depan.

11 09 2017
Ahmad Hifdhullah (H14170090) (19:58:30) :

1. Pertanian merupakan salah satu ciri dari Indonesia. dengan jumlah lahan yang tersedia

11 09 2017
Ahmad Hifdhullah (20:06:33) :

Nama : Ahmad Hifdhullah
NIM : H14170090

1. Pertanian merupakan salah satu ciri dari Indonesia. dengan jumlah lahan yang tersedia dan sumber daya manusianya yang baik seharusnya Indonesia sudah bisa menjadi lumbung pangan dunia. selain itu, pertanian juga merupakan salah satu cadangan devisa dan penghasilan bagi Indonesia, namun kenyataannya banyak lahan pertanian yang dialihkan fungsinya menjadi lahan perumahan, pabrik, dll.

2. Dapat memahami dan mengerti permasalahan yang terjadi tentang pertanian di Indonesia

11 09 2017
Yunicha ES (20:43:58) :

Yunicha Elisabeth Sihotang
H24170076

1. Pertanian merupakan suatu sektor atau bidang yang cukup esensial di Indonesia, yang memiliki potensi yang sangat tinggi dalam pengembangan dan peningkatan pembangunan di Indonesia, mengingat bahwa mata pencaharian sebagian besar masyarakat di Indonesia bergerak di bidang pertanian. Pertanian pada umumnya memiliki kegiatan seperti bercocok tanam, mengolah pangan, dan lain sebagainya. Selain itu, di zaman sekarang sudah begitu banyak inovasi-inovasi yang muncul di bidang pertanian.

2. Harapan saya setelah mengikuti MK PIP yaitu wawasan saya semakin bertambah dan menjadi lebih mengerti mengenai pertanian, serta menemukan dan mengenal potensi-potensi yang bergerak di bidang pertanian.

11 09 2017
satria farel muhammad (22:15:16) :

1. pertanian adalah sumber dimana kita semua umat manusia menggantung harapan kehidupan pada pertanian tersebut, dan pertanian pun memiliki arti luas, dimana bukan hanya tentang bagaimana caranya bertani, namun bisa juga di perikanan, kehutanan dan peternakan, jadi kebanyakan dari masyarakat awam tidak mengetahui arti luas dari pertanian, melainkan mereka hanya tau pertanian, ya pertanian saja

2. bisa mendapat ilmu tentang pertanian dengan berkah dan lancar, dapat mengamalkan ilmu yang diberikan oleh pihak kampus, dapat menjadi seseorang yang berguna bagi nusa, bangsa, agama dan INDONESIA

23 09 2017
Justin (03:11:31) :

Aw, this was a Extremely Good compose-up. Having the calendar year and real effort and hard work inside the guidance of acquire a certain write-up… even so what can I say… I be reluctant a in depth good deal and costume in just’t manage toward pay back for in the direction of simply just get each individual minor matter accomplished.

Leave a comment

You can use these tags : <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>