Lanskap Agroforestri

15 12 2014
Lanskap Agroforestri (LAF) yang dikelola oleh Suku Baduy

Lanskap Agroforestri (LAF) yang dikelola oleh Suku Baduy

Definisi Lanskap Agroforestri

Lanskap Agroforestri (LAF) adalah kombinasi dalam skala lanskap antara pertanian dan kehutanan guna menciptakan keseimbangan dalam intensifikasi pertanian dan keberlanjutan hutan. LAF juga diinterpretasikan sebagai sistem dan teknologi penggunaan lahan ketika tanaman tahunan (perennials) dan tanaman pangan semusim (annual) dibudidayakan pada lanskap yang sama dengan pengaturan spasial dan temporal yang baik (Kaswanto, 2012) .  LAF kerap dikembangkan dengan sistem manajemen lahan yang intensif yang mengoptimalkan potensi lingkungan, sosial dan ekonomi dari interaksi bio-fisik ketika tanaman dapat tumbuh dengan baik (Christanty et al., 1986).  LAF juga mencakup penataan jaringan agroforestri (agroforestry network) sebagai proses lanskap sosial-budaya atau sosial-ekonomi dan harus dipertimbangkan sebagai fungsi ekologis sebagaimana seluruh komponen di dalamnya saling berinteraksi satu sama lain (Naveh and Lieberman, 1994). Bentuk LAF dapat berupa hutan tanaman, alley cropping, area penyangga, kebun campuran, ladang, dan juga pekarangan (Kumar and Nair, 2006). Analisi dan Pemodelan LAF umumnya dilakukan dengan pendekatan multidisiplin dari konsep pertanian, kehutanan, peternakan, perikanan (agro-silvopastoral-silvofishery) dan geografi serta desain dan manajemen lanskap (Kaswanto et. al., 2014).

Jenis Lanskap Agroforestri

Lanskap Agroforestri dibedakan menjadi dua jenis yakni Agroforestri Sederhana dan Agroforestri Kompleks. Agroforestri Sederhana merupakan perpaduan konvensional yang terdiri atas sejumlah kecil jenis spesies di dalamnya, umumnya cenderung terlihat sebagai budidaya monokultur yang dominan dengan jenis tanaman tahunan komersial. Agroforestri Kompleks ditemukan dalam sistem-sistem yang didominasi kombinasi spesies pepohonan, perdu, tanaman musiman, semak dan atau rumput. Penampakan sekilas mirip dengan ekosistem hutan alam primer maupun sekunder, sehingga kerap disebut sebagai mimikri hutan tropika basah. Pada umumnya Agroforestri Kompleks lebih unggul karena perlindungan dan pemanfaatan sumberdaya air, tanah dan udara yang sangat seimbang sehingga mampu mempertahankan ekosistemnya secara mandiri.

Manajemen LAF

Manajemen LAF berbasiskan Masyarakat Rendah Karbon sejatinya dapat menjadi solusi dalam mengatasi berbagai permasalahan lingkungan yang semakin kritis akhir-akhir ini. Manajemen LAF yang baik sedikitnya mampu memberikan empat benefit yang mampu menyejahterakan rakyat, yakni benefit dari sisi keragaman hayati, ketersediaan carbon, pemenuhan gizi keluarga hingga benefit ekonomi berupa pendapatan sampingan.  Lebih detil mengenai Manajemen LAF silahkan akses ke  http://kaswanto.staff.ipb.ac.id/masyarakat-rendah-karbon-mrk/ atau ke publikasi desain lanskap

Kombinasi Lanskap Agroforestri

  • Agroforestri
  • Agropastoral
  • Agrofisheries
  • Agrosilvopastoral
  • Agrosilvofishery
  • Agrosilvofisherypastoral


Actions

Informations

Leave a comment

You can use these tags : <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>