Cool Winter

18 01 2015
JapaneseGarden3

Cool Winter

Cool Winter in Saijo…

Very Cool..

http://www.hiroshima-u.ac.jp/en/top/camera/index.html

Hirodai2015

Cool Winter

 

 




Tanda Bukti Lapor Kelahiran

7 12 2012

Umumnya anak yang lahir di luar negeri mendapatkan Surat Keterangan Lahir (SKL) dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) maupun dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI). Kebetulan anak saya lahir di Jepang dan mendapatkan SKL dari KJRI. Nah bagi yang bingung harus ngapain begitu sudah ada di Indonesia, saya akan share sedikit pengalaman mendapatkan Surat Tanda Bukti Lapor Kelahiran. Artinya, SKL anak kita sudah mendapatkan pengakuan setara dengan Akta Kelahiran. Jadi kita tidak perlu mengurus Akta Kelahiran lagi. So, SKLnya dijaga baik-baik ya.

Buat rekan-rekan PPI Jepang atau LN lainnya yang baru pulang dan membawa anak yang lahir di luar negeri, berikut prosedur untuk mengurus Tanda Bukti Lapor Kelahiran.

Dokumen yang dibutuhkan:

1. Paspor Orangtua dan Anak (asli dan fotocopy)

2. KK (asli dan fotocopy), jadi bawa dulu SKLnya ke Dinas Catatan Sipil untuk mendapatkan KK Baru.

3. Surat Nikah (asli dan fotocopy)

4. SKL KBRI/KJRI (asli dan fotocopy)

5. Surat Lahir dari Rumah Sakit (asli dan fotocopy).

Kebetulan saya berdomisili di Kota Bogor, so saya pergi ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bogor. Smeua dokumen saya bawa ke sana, dan diminta untuk mengisi form. Trus menunggu hingga beres.

Biayanya tigapuluh ribu rupiah. Ada sanksi administratif bila baru mengurus >30 hari sejak tanggal kembali sebesar duapuluh lima ribu rupiah.




Studium Generale by Prof. Nobukazu NAKAGOSHI

6 11 2012

Please join Studium Generale (General Lecture) with speaker Prof. Nobukazu NAKAGOSHI on Wed, NOv 7th, 2012 13.00-15.00 at Ruang Sidang Faperta IPB, Kampus IPB Darmaga, Bogor.

The topic is ECO-ROAD CONSTRUCTION FOR LOW CARBON SOCITIES.

RSVP: Dr. Kaswanto, e-mail: anto_leonardus@yahoo.com; kaswanto@ipb.ac.id, phone 08121939739.

Please share this information to your friends.




Snow in front of IDEC, Hiroshima University

23 03 2012

There was heavy snow in front of my room in IDEC, Hiroshima University. I’d recorded using my pocket camera. As you can see that it was very windy snow.

 




Logo PPI Jepang – Downloadable

18 12 2010
Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang yang disingkat PPI-Jepang adalah organisasi yang beranggotakan pelajar Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Jepang. Organisasi ini didirikan di Tokyo pada tanggal 24 Juni 1953 dengan nama “Himpunan Mahasiswa Indonesia di Jepang” yang kemudian dalam perjalanan waktu namanya berubah menjadi “Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang” atau dalam bahasa Jepang disebut “Zainichi Indonesia Ryugakusei Kyokai”. Lebih detail silahkan akses ke http://ppijepang.org.
Hak cipta dari logo ini  ada di PPI jepang yang beralamat di http://ppijepang.org
File information:
– Resolution 300dpi [2835 x 2004 pixels]
– RGB format
– 8 bits/channel
– Approximately B5 sized [250 x 176 mm]Please see the file sized before download.
Mohon lihat ukuran file dan tipenya sebelum mendownload. 

Logo PPI – PNG Type.png (114 KB)
Logo PPI – TIFF layered.tif (813 KB)
Logo PPI Hiroshima – TIFF latyered. tif (883 KB)
Logo PPI Emboss.tif (6 MB)

Keterangan: Layered berarti file tersebut memiliki layer yang bisa diedit, jadi bisa didesain sesuai dengan keinginan. Silahkan saja didownload semuanya bila tidak ada masalah dengan akses internetnya.




Joint Japan/World Bank Scholarship Program(JJ/WBGSP) in IDEC, Hiroshima University

16 12 2010

IDEC is one of the host institutions for the regular Master’s program of the Joint Japan/World Bank Scholarship Program(JJ/WBGSP).

Detail here http://www.hiroshima-u.ac.jp/en/idec/enrollment/

Outline and necessary procedures for October 2011 Enrollment

Outline for Admission to IDEC with JJ/WBGSP

Application Procedures and Selection Process

Eligibility for JJ/WBGSP

Application for Admission to Graduate Study (JJ/WBGSP)

For detailed information of JJ/WBGSP, refer to www.worldbank.org/scholarships.

All applicants except for applicants for Special Selection for Senior Citizens are required to submit a language ability certificate.

Master’s Program
Applicants are required to submit an official score certificate of language test as specified below. The scores must be
fewer than two years old at the time of IDEC entrance examination.
Those who choose English
Test of English for International Communication (TOEIC(R))
Test of English as a Foreign Language (TOEFL(R)) – either TOEFL-iBT, TOEFL-PBT or TOEFL-CBT
International English Language Testing System (IELTS)
Those who choose Japanese
Japanese Language Proficiency Test
Japanese Examination of Japanese University Admission for International Student (EJU)
The Final Examination of Preparatory Education to the Foreign Government-sponsored Students granted by the Japanese government in China and Malaysia
J.Test.

TOEIC-IP or TOEFL-ITP results can be accepted those for examinations taken within a university or an equivalent organization.

Doctoral Program
Applicants are required to submit a language ability certificate as specified below:
TOEFL(R) or other equivalent English language test.
Japanese Language Proficiency Test or other equivalent Japanese language test.
Other official documents certifying the language ability.


TOEFL(R) code number for IDEC
, Hiroshima University is 7318. Use the code when you request Educational Testing Service (ETS) to send the Official Score to us.
We DO NOT accept a photocopy of test score documents as valid application materials.

Past exam are available at IDEC Student Support Office from 9 a.m. to 4:30 p.m. on our business day.
You can take photocopies at your own expense at the Univ. Coop. on campus. There is no mailing service on request.

Send a letter indicating a course (Master’s or Doctoral), selection category and enrollment period you are going  to apply with a return-envelope.
Return-envelope: Approximately 24 cm ×33 cm sized, with your name, address, and postal code written clearly.
Attach a 200-yen stamp on the envelope (This amount is for domestic postal service in Japan.)
For applicants from oversea: Please enclose self-addressed envelope and 4 International Reply Coupons (IRC)
Please be advised that Express or Registered mail delivery needs additional fee.

Application Mailing & Contact Address

Student Support Office
Graduate School for International Development and Cooperation (IDEC)
Hiroshima University
1-5-1 Kagamiyama, Higashi-Hiroshima, 739-8529 JAPAN
koku-gaku(at)office.hiroshima-u.ac.jp




PROSEDUR MEMBUAT CERTIFICATE OF ELIGIBILITY (COE) UNTUK KELUARGA

23 10 2010

Bagi mereka yang akan membawa keluarga dari Indonesia ke Jepang, silahkan mengikuti prosedur pembuatan Certificate of Eligibility (COE) hingga memperoleh VISA di bawah ini. Prosedur ini dibuat berdasarkan pengalaman di tahun 2010, bagi mereka yang memiliki pengalaman terbaru mohon memberikan komentarnya.

Sebelum datang ke Keimigrasin Jepang di Hiroshima City, mohon disiapkan dokumen sbb:

  1. Mengisi Application Form, bisa diminta ke Keimigrasian Jepang (Hiroshima city) pada saat tiba di sana, atau bisa juga download di: http://www.moj.go.jp/ONLINE/IMMIGRATION/16-1-20.pdf.
  2. Copy Passport dari yang akan diundang (suami, istri dan atau anak).
  3. Copy Surat Nikah (suami/istri), dan terjemahannya ke dalam Bahasa Jepang.
  4. Copy Kartu Keluarga, dan terjemahannya ke dalam Bahasa Jepang.
  5. Bagi yang sudah memiliki anak perlu copy Akta Kelahiran Anak dan terjemahannya ke dalam Bahasa Jepang.
  6. Passport yang mengundang (asli + copy).
  7. Alien Card yang mengundang (asli + copy).
  8. Certificate of Scholarship (Surat keterangan dari pemberi beasiswa) (asli + copy).
  9. Pas Foto orang yang akan diundang (3 x 4 cm) berwarna 1 lembar (buat jaga-jaga mohon bawa lebih dari 1 lembar), diberi nama dan negara di bagian belakang foto.
  10. Certificate Student Asli, ini optional tapi dapat mempermudah proses penerbitan COE.
  11. Amplop yang sudah ditempeli perangko balasan 380 Yen (kaki kakitome = surat tercatat sederhana). Mohon dibeli di Kantor Pos terdekat saja terlebih dahulu, jadi ketika tiba di sana tidak perlu beli lagi. Amplop harus sudah ditulisi nama dan alamat kita. Amplop ini nanti akan digunakan oleh Keimigrasian Jepang untuk mengirimkan COE ke alamat kita kalau sudah jadi).

Sebaiknya bawa juga:

  1. Buku tabungan (yang digunakan pihak pemberi beasiswa mengirim beasiswa).
  2. Kartu asuransi kesehatan.

Tips dan Trik:
COE ASLI kemudian akan dikirimkan ke alamat kita berkisar 1 minggu hingga 2 bulan. Triknya supaya segera mendapatkan COE adalah dengan mencantumkan tanggal kedatangan keluarga lebih cepat dari yang direncanakan. Misalnya kedatangan keluarga awal Bulan Januari, maka di dalam aplikasi form dituliskan saja awal Bulan Desember, agar COE asli dapat kita peroleh lebih cepat. Karena COE asli ini perlu kita kirimkan lagi ke Indonesia yang memakan waktu 4-7 hari kerja.

Untuk keluarga yang ada di Indonesia, pada saat ke Kedutaan Besar Jepang, mohon disiapkan sbb:

  1. COE (asli + copy).
  2. Passport (asli + copy).
  3. KTP suami/istri/anak (asli + copy).
  4. Kartu Keluarga (asli + copy).
  5. Info Identitas kita untuk mengisi form aplikasi (seperti nama, alamat di jepang, lamanya studi, tgl kedatangan, nama pesawat, airport kedatangan, dll). Sebaiknya semua data ini sudah diberitahukan oleh pengundang kepada keluarga di Indonesia.
  6. Tips dan Triks: Dokumen fotokopian mohon disiapkan dari rumah (karena di dalamnya tidak ada mesin fotokopi).
  • Jam pemasukan berkas 08.00-11.00 WIB (mohon jangan terlambat, soalnya ngantri banget)
  • Jam pengambilan visa 13.00-.15.00 WIB (sekali lagi jangan terlambat).
  • Visa akan selesai dalam waktu 4 hari kerja. Biaya Rp. 300.000,-/orang dibayarkan pada saat pengambilan Visa.

Semoga bermanfaat…

©RLK, 2010 [anto_leonardus@yahoo.com]




Mitos-Mitos yang Dipercaya oleh Dokter

26 03 2010
By Harris

Budaya populer dipenuhi oleh mitos dan legenda. Sebagian besar tidak berbahaya. Namun ketika dokter mulai percaya dengan mitos, mungkin ini sudah saatnya untuk waspada.Di British Medical journal bulan desember, peneliti telah memperhatikan beberapa kesalahpahaman, mulai dari kepercayaan bahwa seseorang harus minum 8 gelas air per hari sampai membaca di lampu redup akan merusak penglihatan.

“Kami merasa perlu mengangkat hal ini, karena kami tahu bahwa dokter mempercayai hal-hal seperti itu, dan bahkan memberikan informasi seperti demikian pada pasien”. Demikian kata dr. Aaron Caroll, asisten profesor pediatrik (spesialis anak) pada Indiana School of Medicine. “Dan kepercayaan seperti ini sering disitasi oleh media populer”.

Inilah mitos tersebut, sehingga dapat diinformasikan kepada dokter anda.

Mitos: Manusia hanya menggunakan 10 persen dari kapasitas otaknya.

Fakta: Dokter dan pelawak, seperti Jerry Seinfeld, sering mensitasi pernyataan ini. Ia sering secara sembrono dihubungkan dengan Albert Einstein. Namun scan MRI, scan PET, dan studi radiologi telah menunjukkan bahwa tidak ada area mengganggur (dormant) pada otak. Setelah melihat neuron individu pada sel, ternyata tidak ditemukan area yang inaktif. Studi metabolik mengenai bagaimana sel otak memproses kimiawi tubuh menunjukkan tidak adanya area yang tidak berfungsi. Menurut Caroll, mitos ini kemungkinan berasal dari para motivator kepribadian di tahun 1900an yang ingin meyakinkan audiensnya bahwa mereka belum mencapai potensi mereka secara penuh.

Mitos: Anda sebaiknya minum setidaknya delapan gelas perhari.

Fakta: “Tidak ada bukti medis yang menyatakan bahwa anda memerlukan air sebanyak itu”. Demikian kata dr. Rachel Vreeman, peneliti pediatrik. Menurut Vreeman, mitos ini berasal dari tahun 1945, dimana Badan Nutrisi Amerika Serikat merekomendasikan bahwa seorang individu mengkonsumsi cairan sebanyak 8 gelas. Bersamaan dengan berjalannya waktu, kata ‘cairan’ berubah menjadi air. Namun air yang berada pada buah, sayuran, kopi, dan cairan lainnya seharusnya juga dihitung.

Mitos: Kuku jari dan rambut akan tumbuh setelah kematian.

Fakta: Sebagian besar dokter pada awalnya meyakini hal ini. Namun setelah mereka pikirkan lebih jauh, ini tidak mungkin. Yang terjadi adalah sebagai berikut. “Sewaktu kulit tubuh mengering, jaringan lunak, terutama kulit, mengalami pengkerutan’. Demikian kata Vreeman. ” Kuku kelihatan lebih terlihat sewaktu kulit mengering. Hal yang sama juga terjadi dengan rambut, namun tidak terlalu jelas. Ketika kulit menyusut kedalam, rambut terlihat lebih kelihatan di permukaan kulit.”

Mitos: Rambut yang dicukur tumbuh lebih cepat, lebih gelap, dan lebih besar.

Fakta: Pada uji klinis tahun 1928 telah membandingkan pertumbuhan rambut di bagian kulit kepala yang dicukur dan yang tidak dicukur. Rambut yang digantikan oleh rambut yang dicukur ternyata tidak lebih gelap, lebih tebal, atau lebih cepat pertumbuhannya. Kajian yang lebih mutakhir telah mengkonfirmasikan hal ini. Inilah yang terjadi. Ketika rambut mulai tumbuh setelah dicukur, ia tumbuh dengan ujung tumpul, demikian penjelasan Caroll dan Vreeman. Seiring dengan berjalannya waktu, ujung tumpul tersebut menjadi semakin tumpul, sehingga rambut menjadi kelihatan lebih tebal. Rambut yang baru tumbuh bisa kelihatan lebih gelap juga, karena ia belum terkena paparan sinar matahari.

Mitos: Membaca di lampu redup merusak penglihatan

Fakta: Peneliti tidak menemukan bukti bahwa membaca di lampu redup menyebabkan kerusakan mata permanen. Ia dapat menyebabkan tegangan mata dan sementara mengurangi ketajaman penglihatan, yang segera akan pulih.

Mitos: Makan Kalkun membuat mengantuk

Fakta: Bahkan Carroll dan Vreeman meyakini hal ini, sampai mereka melakukan riset. Yang dipelajari, ternyata terdapat zat triptofan di kalkun yang menyebabkan ngantuk. Namun kalkun tidak mengandung zat itu lebih banyak daripada ayam atau sapi. Mitos ini didorong oleh fakta bahwa kalkun sering dimakan secara ‘kolosal’ bersama hidangan lain sewaktu liburan, sering kali dengan minuman keras. Dua hal itu bisa menyebabkan rasa kantuk.

Mitos: Ponsel dilarang digunakan di rumah sakit

Fakta: Tidak ditemukan adanya kasus kematian berhubungan dengan hal ini. Kasus interferensi dengan instrumen rumah sakit biasanya tidak serius, demikian temuan peneliti. Dalam satu kasus, handphone ditemukan telah menginterferensi 4 persen dari instrumen, namun hanya ketika telfon berada dalam jarak 1 meter dari instrumen. Kajian yang lebih baru, tahun ini, menemukan tidak adanya interferensi pada 300 tests di 75 ruang perawatan. “Ketika kami mendiskusikan kajian ini, dokter kelihatan tidak percaya bahwa handphone tidak menggagu instrumen.’ Demikian kata Vreeman. “Namun setelah kami memaparkan bukti medis, mereka akhirnya percaya bahwa kepercayaan seperti itu tidak tepat.”

Diterjemahkan dari: livescience




Application for World Bank scholarship (JJ/WBGSP)

8 01 2010

Application for Admission to Graduate Study Joint Japan / World Bank Graduate Scholarship Program for Graduate School for International Development and Cooperation Hiroshima University (Master’s Program).

Graduate School for International Development and Cooperation (IDEC), Hiroshima University is one of the hosting institutions for the regular program of the Joint Japan/World Bank Scholarship Program (JJ/WBGSP). Applicants in the regular program of JJ/WBGSP are mid-career professionals from countries which are eligible to borrow from the World Bank. For details of the JJ/WBGSP please download here.

File download terdiri dari 4 file PDF, mencakup 1) Outline, 2) Application Procedures, 3) Eligibility, and 4) Application form. Silahkan dimanfaatkan dengan baik peluang ini.

Jika ada pertanyaan silahkan.

Semoga bermanfaat!!