Tata Laksana Profesi TALAPRO

23 12 2017
Tata Laksana Profesi TALAPRO

Tata Laksana Profesi TALAPRO

 

Tata Laksana Profesi TALAPRO: The Birthday

The modern profession of landscape architecture, according to Norman T. Newton, began with the design of Central Park in New York City by Frederick Law Olmsted and Calvert Vaux (Newton 1971). May 1863 is considered by Newton to be the founding date for the profession. On May 12, 1863, Frederick Law Olmsted Sr. and Calvert Vaux resigned their positions as designers of New York’s Central Park and signed their resignation letter “Olmsted and Vaux, Landscape Architects.” This is the first official use of the title Landscape Architect and “serves to establish the date, perhaps better than any other, as the birthday of the profession of landscape architecture” (Newton 1971, 273).

 

Tata Laksana Profesi TALAPRO: The Definition

  • Landscape Architecture is the profession which applies artistic and scientific principles to the research, planning, design, and management of both natural and built environments.
  • Practitioners of this profession apply creative and technical skills and scientific, cultural, and political knowledge in the planned arrangement of natural and constructed elements on the land with a concern for the stewardship and conservation of natural, constructed and human resources.
  • The resulting environments shall serve useful, aesthetic, safe, and enjoyable purposes.

 

Tata Laksana Profesi TALAPRO: The Lecture Material

13Project Management 2017

14The Professional Practice LA 2017



Persiapan UAS ARL200

22 12 2017
Persiapan UAS ARL200

Persiapan UAS ARL200

Persiapan UAS ARL200 sangat penting untuk dilakukan agar mendapatkan nilai terbaik. Persiapan UAS ARL200 yang baik, salah satunya dapat dilakukan dengan menyusun bahan ajar secara sistematis. Materi ajar harus dapat dicarikan benang merahnya sehingga pemahaman akan menjadi sistematis. Materi ajar tidak perlu dihafal, jika sejatinya sudah dipahami, maka materi sudah sangat baik dibawa ke dunia kerja pada suatu saat nanti.

 

LEARNING OUTCOME

Setelah menyelesaikan mata kuliah ini mahasiswa mampu menerangkan bentang alam sebagai latar belakang dan dasar untuk berbagai aktivitas manusia, mampu menerangkan kendala-kendala dalam proses perencanaan, dan mampu secara kreatif menunjukkan hubungan iklim terhadap disain, seleksi dan analisis tapak, serta mampu mensinergikan aspek spasial, sosial dan visual yang diperlukan dalam memahami dinamika lanskap.

 

Materi Persiapan UAS ARL200

LO_ARL200_2017

MG 01 Pendahuluan ARL200 2017

MG 02 Sejarah Perkembangan ARL200 2017

MG 03 Lingkup dan Skala ARL200 2017

MG 04 Landscape Quality & View ARL200 2017

MG 05 Karakter Lanskap ARL200 2017

MG 06 Lanskap Tropis ARL200 2017

MG 07 Tanaman dan Desain Penanaman ARL200 2017

MG 08 Teknologi dalam Arsitektur Lanskap ARL200 2017

MG 09 Analisis Tapak ARL200 2017

MG 10 Perencanaan Lanskap ARL200 2017

MG 11 Desain Lanskap ARL200 2017

MG 12 Pengelolaan dan Pemeliharaan Taman ARL200 2017

MG 13 Prinsip Ekologi dalam Lanskap ARL200 2017

MG 14 Etika dan Kebijakan Lingkungan ARL200 2017



Agroforestri

4 12 2017

 

MG 12 LPP Agroforestri

MG 12 LPP Agroforestri

Agroforestri menggabungkan ilmu kehutanan dan pertanian, serta memadukan usaha kehutanan dengan pembangunan perdesaan untuk menciptakan keselarasan antara intensifikasi pertanian dan pelestarian hutan.

Definisi Agroforestri bisa dibahas dari berbagai bidang ilmu, seperti ekologi, agronomi, kehutanan, botani, geografi, lanskap, maupun ekonomi.

Agroforestri  adalah nama bagi sistem-sistem dan teknologi penggunaan lahan di mana tegakan pohon berumur panjang (termasuk semak, palem, bambu, kayu, dll) dan tanaman pangan dan atau pakan ternak berumur pendek diusahakan pada petak lahan yang sama dalam suatu pengaturan ruang dan waktu.

Dalam sistem-sistem Agroforestri terjadi interaksi ekologi dan ekonomi antar unsur-unsurnya.

 

Agroforestri Sederhana

  • Perpaduan konvensional yang terdiri atas sejumlah kecil unsur (skema Agroforestri klasik).
  • Unsur pohon dengan peran ekonomi penting (kelapa, karet, cengkeh, jati)
  • Unsur pohon dengan peran ekologi (dadap dan petai cina)
  • Unsur tanaman semusim (padi, jagung, sayur-mayur, empon-empon, rerumputan)
  • Tanaman lain dengan nilai ekonomi (pisang, kopi, coklat, dll).
  • Tumpangsari merupakan bentuk Agroforestri sederhana yang paling banyak dibahas à merupakan sistem taungya versi Indonesia yang diwajibkan di areal hutan jati di Jawa.
  • Dikembangkan dalam program perhutanan sosial PT Perhutani.
  • Agroforestri sederhana juga menjadi ciri umum pada pertanian komersial: kopi sejak dahulu diselingi dengan tanaman dadap, yang menyediakan naungan bagi kopi dan kayu bakar bagi petani; kelapa dengan coklat; karet dan rotan; randu di pematang sawah; jeruk dan cengkeh.

 

Agroforestri Kompleks

  • Merupakan sistem-sistem yang terdiri dari sejumlah besar unsur pepohonan, perdu, tanaman musiman dan atau rumput.
  • Penampakan fisik dan dinamika di dalamnya mirip dengan ekosistem hutan alam primer maupun sekunder.
  • Keunggulan sistem ini: perlindungan dan pemanfaatan sumberdaya air dan tanah; serta mempertahankan keragaman biologi.

Tahapan terbentuknya Agroforestri Kompleks diawali denganpembukaan hutan dan perladangan untuk tanaman semusim (padi ladang 2-3 panen, atau tanaman palawija). Selanjutnya penanaman perpaduan sementara yang berisi tanaman semusim dan pepohonan (tidak hanya penghasil kayu tetapi produksi lainnya).

 

Pola Tanam Tumpangsari

  • Penanaman dua atau lebih jenis tanaman sekaligus pada sebidang tanah yang sama.
  • Merupakan usahatani intensif berdasarkan pemanfaatan waktu dan ruang tumbuh.
  • Agroekosistem pertanaman yang lebih kompleks karena tanaman yang tumbuh bersama dalam satu komunitas dapat saling mempengaruhi satu sama lainnya baik berupa kompetisi maupun komplementer.

 

Materi Download 12a LPP Multiple Cropping Analysis 2017.