IKIGAI Value in Living

15 08 2017
Ikigai

Ikigai Value in Living

IKIGAI Value in Living

What’s your reason for getting up in the morning? Just trying to answer such a big question might make you want to crawl back into bed. If it does, the Japanese concept of ikigai could help.

Originating from a country with one of the world’s oldest populations, the idea is becoming popular outside of Japan as a way to live longer and better.

While there is no direct English translation, ikigai is thought to combine the Japanese words ikiru, meaning “to live”, and kai, meaning “the realization of what one hopes for”. Together these definitions create the concept of “a reason to live” or the idea of having a purpose in life.

Ikigai also has historic links: gai originates from the word kai, which means shell. These were considered very valuable during the Heian period (794 to 1185), according to Akihiro Hasegawa, a clinical psychologist and associate professor at Toyo Eiwa University, adding a sense of “value in living”.

Ikigai (生き甲斐, pronounced [ikiɡai]) is a Japanese concept that means “a reason for being.” It is similar to the French phrase Raison d’être. Everyone, according to Japanese culture, has an ikigai. Finding it requires a deep and often lengthy search of self. Such a search is important to the cultural belief that discovering one’s ikigai brings satisfaction and meaning to life.[1] Examples include work, hobbies and raising children.[2]

The term ikigai compounds two Japanese words: iki (wikt:生き) meaning “life; alive” and kai (甲斐) “(an) effect; (a) result; (a) fruit; (a) worth; (a) use; (a) benefit; (no, little) avail” (sequentially voiced as gai) “a reason for living [being alive]; a meaning for [to] life; what [something that] makes life worth living; a raison d’etre”.[3]

In the culture of Okinawaikigai is thought of as “a reason to get up in the morning”; that is, a reason to enjoy life. In a TED TalkDan Buettner suggested ikigai as one of the reasons people in the area had such long lives.[4]

The word ikigai is usually used to indicate the source of value in one’s life or the things that make one’s life worthwhile. Secondly, the word is used to refer to mental and spiritual circumstances under which individuals feel that their lives are valuable. It’s not necessarily linked to one’s economic status or the present state of society. Even if a person feels that the present is dark, but they have a goal in mind, they may feel ikigai. Behaviours that make us feel ikigai are not actions we are forced to take—these are natural and spontaneous actions.

In the article named Ikigai — jibun no kanosei, kaikasaseru katei (“Ikigai: the process of allowing the self’s possibilities to blossom”) Kobayashi Tsukasa says that “people can feel real ikigai only when, on the basis of personal maturity, the satisfaction of various desires, love and happiness, encounters with others, and a sense of the value of life, they proceed toward self-realization.”[1][5]

To find this reason or purpose, experts recommend starting with four questions:

  • What do you love?
  • What are you good at?
  • What does the world need from you?
  • What can you get paid for?

Source:

https://www.finansialku.com/jadikan-tujuan-hidup-dan-ikigai-anda-menjadi-sumber-pemasukan/

http://sihendra.com/2016/04/06/ikigai-apa-tujuan-kita-diciptakan/



Digital Drawing Workshop

3 08 2017

Pendaftaran Digital Drawing Workshop

Wacom Flyer OK rev2

 

Latar Belakang

Departemen Arsitektur Lanskap IPB (Dep ARL) merupakan lembaga pendidikan formal yang menjadi leading dalam kompetensi desain lanskap. Dep ARL senantiasa berupaya untuk meningkatkan kapasitas para mahasiswanya sehingga dapat lulus siap kerja. Peningkatan kapasitas keilmuan, kerja dan manajerial ini perlu secara simultan diupdate secara berkala. Untuk itu, peningkatan kapasitas dan mutu ini dapat dilakukan dengan penyediaan infrastruktur, sarana teknologi terbaru dan prasana lainnya yang memadai. Upaya ini direalisasikan dalam wujud melakukan kerjasama dengan PT GrandTech System Indonesia (GSI) untuk melakukan sebuah pelatihan atau workshop yang berkualitas.

Kegiatan workshop ini merupakan bentuk konkret dari kerjasama antara akademisi dengan industri untuk menyelaraskan kebutuhan pasar (user) dengan kemampuan (skill) lulusan mahasissa dari Departemen Arsitektur Lanskap. Tuntutan kebutuhan pasar yang kian berkembang tentunya perlu diantisipasi dengan kemampuan lulusan yang juga harus turut bersinergi dengan tuntutan tersebut. Kegitan workshop ini secara spesifik dilakukan untuk menjawab tuntutan pasar tersebut.

 

Peserta
Peserta workshop berasal dari Civitas Akademika (Civa) IPB, yakni dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa S1 dan S2. Peserta terbatas hanya untuk Civa Departemen Arsitektur Lanskap IPB. Jumlah peserta yang ditargetkan untuk mengikuti workshop adalah 30 orang. Pendaftaran peserta akan dibuka pada tanggal 1 Agustus 2017 secara internal di Departemen Arsitektur Lanskap IPB. Pendaftaran dilakukan secara online pada link kaswanto.staff.ipb.ac.id/wacom atau langsung pada Form Pendaftaran. Peserta tidak dipungut biaya namun wajib mengikuti workshop sehari penuh.

 

Waktu dan Lokasi Kegiatan
Workshop akan diadakan pada hari Selasa tanggal 15 Agustus 2017 pukul 08.00-16.00 WIB di Studio Komputer Grafis Departemen Arsitektur Lanskap, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor (IPB).

 

Luaran Kegiatan
Luaran kegiatan Wacom Goes to Campus (WGTC) bagi Dosen dan Tenaga Kependidikan adalah sebagai berikut:

  1. Mendapatkan update informasi seputar industri kreatif dan teknologi perangkat pendukung yang digunakan.
  2. Mampu memilih perangkat dan teknologi yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan.

Sementara luaran kegiatan bagi Mahasiswa S1 dan S2 adalah sebagai berikut:

  1. Memiliki kemampuan dasar terkait dengan tema industri kreatif.
  2. Mampu mengoperasikan secara Hands-on-trial dari perangkat penunjang industri kreatif (hardware “Wacom” & Software).

 

Penyelenggara
Komisi Informasi dan Teknologi (Kom IT)
Departemen Arsitektur Lanskap
Fakultas Pertanian
Institut Pertanian Bogor
Jl. Meranti Kampus IPB Dramaga, Bogor 16680, Jawa Barat
Telp. (0251) 8422 415
Website: arl.faperta.ipb.ac.id

 

Pendaftaran Peserta Workshop
Pendaftaran
Silahkan klik pada link di atas untuk pendaftaran Digital Drawing Workshop.

 

Sampai bertemu pada pelaksanaan workshop.

 

Salam,

Ketua Pelaksana

Dr. Kaswanto