Program Sinergi Akselerasi Magister IPB

24 07 2018

sinergiuntukakselerasimagister

 

Program Sinergi Akselerasi Magister IPB merupakan program untuk mengintegrasikan studi S1 dan S2 agar dapat meluluskan Sarjana dan Magister dalam waktu 5 tahun dengan tetap mengedepankan kualitas.Program Akselerasi ini mewajibkan mahasiswa S1 untuk lulus tepat atau kurang dari 4 tahun dan untuk 1 tahun kemudian melanjutkan studi S2.Masa studi yang hanya 5 tahun namun mendapatkan gelar S1 dan S2 inilah yang menjadi akselerasi dalam memperoleh lulusan berkulitas IPB dalam mencari dan memberi yang terbaik.
Dalam situs resmi pasca ipb disebutkan bahwa “Pengembangan dan pembangunan daerah berkelanjutan memerlukan sumberdaya manusia yang berkualifikasi akademik dan memiliki pola pikir yang tangguh. Kondisi tersebut dapat terwujud, jika SDM pengelolanya mencapai tingkat pendidikan setidaknya Magister. Kebutuhan ini perlu direspon melalui berbagai program kreatif, salah satunya adalah melalui penyelenggaraan program Sinergi S1-S2.” Silahkan akse ke http://pasca.ipb.ac.id/index.php untuk detilnya.

 

Mekanisme Pendaftaran Program Sinergi S1-S2 ke PMB SPs IPB

Pendaftaran Program Sinergi Akselerasi Magister IPB mencakup 2 tahap. Tahap Pertama adalah ketika yang bersangkutan berada pada akhir semester 6, dan Tahap Kedua ketika yang bersangkutan telah menyelesaikan studinya dan mendapatkan SKL S1 pada semester 8.

Tahap Pertama Pendaftaran Program Sinergi Akselerasi Magister IPB (fast track) untuk tahun akademik berjalan dapat dilakukan pada akhir semester 6. Syarat-syarat yang dibutuhkan untuk mengikuti program ini adalah sebagai berikut:

  1. Mahasiswa S1 dengan IPK >= 3.25 dan telah menyelesaikan minimum 110 SKS pada semester 6.
  2. Mahasiswa dengan kematangan individu berdasarkan penilaian Ketua Departemen.
  3. Mahasiswa yang mendaftar di Program Studi S2 yang sama/sejenis dengan Program Studi S1.
  4. Mahasiswa yang memiliki rencana studi paripurna untuk menyelesaikan S1-S2, termasuk rencana riset S2 yang selaras dengan skripsi S1.
  5. Mengisi formulir pendaftaran disertai dengan foto diri (formulir ini dapat dibuat sendiri atau diperoleh pada departemen masing-masing).

Tahap kedua Program Sinergi Akselerasi Magister IPB hanya bisa dilakukan bagi mahasiswa yang telah menyelesaikan studi S1nya tepat waktu. Bagi mahasiswa ini diwajibkan untuk melakukan pendaftaran sebagai mahasiswa reguler S2 IPB. Artinya bahwa yang bersangkutan telah menyelesaikan S1nya dan telah mendapatkan SKL dapat melakukan pendaftaran secara online dengan melengkapi syarat-syarat pendaftaran sebagai berikut:

  1. Mengisi formulir PMB SPs IPB (download di sini ).
  2. Melampirkan Surat Keterangan Lulus (SKL).
  3. Melampirkan transkrip sementara dari program studi dengan isi Mata Kuliah yang diambil pada tahun pertama. Transkip ini bersifat sementara dan hanya berlaku di IPB, apabila mahasiswa tidak ingin melanjutkan ke program S2 maka yang bersangkutan akan diberikan sertifikat yang ditandatangani oleh Wakil Rektor Administrasi Akademik.
  4. Melampirkan bukti lunas pembayaran BPMK/SPP tahun pertama dari Direktorat Keuangan IPB.
  5. Melampirkan bukti pembayaran pendaftaran PMB SPs IPB sebesar Rp. 500.00,00 ke Rekening Bank Mandiri cq. Rektor IPB Biaya Pendidikan S2 S3 dengan no. Rekening 1330000072009.

 

Program Sinergi Akselerasi Magister IPB Tahun Akademik berjalan dapat dilakukan secara online atau dapat dikirimkan ke Divisi Pengembangan dan Pelaporan SPs IPB Lt. 5, Telp 0251-8624706. Demikian disampaikan, untuk lebih detilnya silahkan melihat brosur Program Sinergi Akselerasi Magister IPB di atas atau melakukan komunikasi langsung dengan pihak Pascasarjana IPB.




Propagasi DNS

23 07 2018

Propagasi DNS

Propagasi DNS mengapa lama? Saat melakukan migrasi perpindahan nameserver dari satu hosting ke hosting lainnya, kita akan mengalami proses propagasi. Proses Propagasi DNS adalah durasi waktu tunggu yang dibutuhkan agar nama domain dapat diarahkan kepada server / hosting baru. Durasi masa propagasi sangat-sangat bervariasi, rentang waktunya mulai hanya 5 menit hingga 3×24=72 jam. Hal ini sangat tergantung dari banyak faktor dalam proses verifikasi dan pengakuan domain. Biasanya faktor tersebut mencakup: Umur Domain, Respon dari Registar, Respon dari Internet Provider, Masa Aktif hingga Konten Situs itu sendiri. Ketika proses propagasi belum tuntas, maka akan mengakibatkan situs tidak dapat diakses sama sekali, atau kadang bisa diakses, kadang tidak.  Untuk domain baru yang masih fresh, proses propagasi biasanya hanya membutuhkan waktu 2 jam saja bahkan kurang. Namun bagi domain bekas, misalnya domain yang pernah dimiliki oleh orang lain/perusahaan lain, atau domain yang pernah digunakan di server hosting lain, maka proses propagasi memerlukan waktu berhari-hari, yakni lebih dari 72 jam.

Jadi, setelah melakukan penggantian name server, diwajibkan untuk menunggu sampai semua DNS Server pada seluruh dunia mengenai penggantian ini. Ini berlaku juga apabila dilakukan renewal domain setelah domain tersebut mengalami perpindahan nameserver ke registrar, karena expired.

Untuk mengetahui apakah penggantian name server Anda sudah dikenali oleh seluruh DNS Server seluruh dunia, Anda bisa melakukan pengujian pada penyedia layanan OpenDNS dengan alamat sebagai berikut : http://www.opendns.com/support/cache/

Dikutip dari http://juragancipir.com/5-hal-yang-perlu-anda-ketahui-saat-proses-propagasi-dns-sedang-berlangsung/ maka ada 5 hal yang perlu ketahui saat propagasi

Pada saat Propagasi DNS ada beberapa hal yang terjadi pada website tersebut. Berikut ini hal-hal yang terjadi pada sebuah website ketika sedang dalam proses Propagasi DNS (propagasi domain nameserver).

1. WEBSITE TIDAK BISA DIAKSES

Website tidak bisa diakses oleh komputer maupun perangkat lain yang terhubung ke internet atau dengan kata lain, website tidak bisa dibuka. Website ini nantinya akan mulai bisa mulai dibuka oleh beberapa komputer yang terkoneksi dengan internet secara bertahap, dan baru akan bisa dibuka oleh semua komputer di seluruh dunia jika masa Propagasi DNS telah selesai 100% yang biasanya memakan waktu 72 jam.

Untuk mempercepat proses propagasi secara lokal alias agar website bisa dibuka oleh komputer milik anda sendiri, silakan baca Cara Mempercepat Proses Propagasi Domain Name Server.

2. WEBSITE TIDAK BISA DISHARE KE MEDIA SOSIAL

Pada saat Propagasi DNS website tidak bisa dibagikan ke jejaring sosial seperti facebook, Google+, Twitter, dll dengan sempurna, misalnya: judul postingan, gambar dan deskripssi blog tidak bisa tampil di jejaring sosial, melainkan hanya URL saja yang tampil di jejaring sosial. Hal ini dikarenakan jejaring sosial tidak bisa mendeteksi adanya sebuah “website aktif” pada URL tersebut. Maka hanya akan tampil url saja tanpa ada judul pos, deskripsi maupun gambar postingan yang dishare.

3. MESIN PENCARI TIDAK BISA MENEMUKAN HALAMAN BARU

Ketika anda menulis artikel baru pada website yang sedang mengalami propagasi DNS, maka mesin pencari tidak bisa mengindeks artikel baru tersebut meskipun kita men-submit url postingan baru tersebut ke mesin pencari/ webmaster tools. Hal ini dikarenakan mesin pencari tidak menemukan adanya sebuah hosting yang terkait dengan url domain yang anda submit, sebab url domain tersebut belum terhubung ke server hosting.

4.  IKLAN ADSENSE TAMPIL TIDAK RELEVAN

Jika anda memasang iklan adsense di website yang sedang dalam proses propagasi DNS, maka iklan adsense tidak bisa tampil relevan atau bahkan tidak bisa tampil untuk beberapa halaman postingan. Hal ini disebabkan karena perayap adsense belum bisa merayapi website tersebut secara menyeluruh. Seiring berjalannya waktu perayap adsense akan merayapi masing-masing halaman dan mulai menampilkan iklan yang relevan.

5. PEMILIK WEBSITE CEMAS DAN GELISAH

Pada saat propagasi DNS sedang berlangsung, biasanya pemilik website tersebut cemas dan gelisah karena websitenya tidak segera mendapatkan visitor, kecuali hanya bisa menunggu propagasi selesai. Apalagi jika pemilik website tersebut seorang publisher adsense, maka mereka biasanya akan terburu-buru ingin melihat websitenya dibaca oleh pengunjung dan kemudian mendapatkan earning yang banyak.

Demikian pengalaman yang bisa saya sampaikan buat teman-teman setia blog juragan cipir tentang apa-apa yang terjadi ketika sebuah website sedang mengalami propagasi DNS. Semoga bermanfaat dan jangan lupa simak juga Ngetes VPS di Metroworldhost, Ternyata Cepat Propagasinya.




Lompatan Katak Desain Lanskap Perkotaan

6 07 2018
Lompatan Katak Desain Lanskap Perkotaan

Lompatan Katak Desain Lanskap Perkotaan

Lompatan Katak Desain Lanskap Perkotaan atau istilah lainnya adalah Leapfrogging for Urban Landscape Design. Pada sebuah lanskap yang memerlukan adapatasi dan mitigasi yang lebih baik dalam waktu dekat diperlukan lompatan katak (leapfrogging) agar bisa menghemat energi, biaya dan waktu untuk mencapai titik keberlanjutan yang seimbang.

Untuk waktu dekat ini maka dilakukan pendekatan pada leapfrogging dalam konteks Water Sensitive Cities (WSC) atau Kota Ramah Air (KRA). Kegiatan ini dilakukan dalam payung kerjasama yang didukung oleh the Australia-Indonesi Centre (AIC), bekerja sama dengan Monash University (MU) – Institut Pertanian Bogor (IPB) – Universitas Indonesia (UI). Kegiatan penelitian ini difokuskan pada Kota dan Kabupaten Bogor pada kawasan yang berupaya untuk melakukan leapfrogging menuju Kota Ramah Air.

Tahapan menuju Kota Ramah Air (KRA) dimulai dari Water Supply City, Sewered City, Drained City, Waterways City, Water Cycle City, Water Sensitive City (WSC). Tahapan ini umumnya dapat ditempuh hingga 50 tahun lebih, namun dengan adanya ide leapfrogging maka konsep ini dapat dilakukan kurang dari 20 tahun. Konsep lompatan katak ini perlu dilakukan dalam arti bahwa kegiatan lompatan ini dibantu dengan teknologi dan pengetahuan dari negara-negara yang sukses melakukannya.

 

 

 




Halal Bi Halal Faperta IPB

25 06 2018
Halal Bi Halal Faperta IPB

Halal Bi Halal Faperta IPB




Materi Pengelolaan Lanskap S1 2018

5 06 2018

Read the rest of this entry »




Materi Pengelolaan Lanskap Berkelanjutan 2018

30 05 2018

Materi Pengelolaan Lanskap Berkelanjutan 2018 untuk persiapan Ujian Akhir Semester (UAS) Semester Genap Tahun Ajaran 2017/2018 telah tuntas diberikan. Untuk mempermudah persiapan UAS yang berupa Take Home Exam, maka Materi PLB 2018 diunggah pada blog ini. Materi PLB 2018 yang diunggah adalah materi yang diberikan oleh Dr. Kaswanto pada Minggu XII, XIV dan XV.

Materi Pengelolaan Lanskap Berkelanjutan 2018

Materi Pengelolaan Lanskap Berkelanjutan 2018

 

Materi Pengelolaan Lanskap Berkelanjutan 2018 UAS

MG Tanggal Topik Dosen
IX 9 April 2018 Manajemen Lanskap AMU
X 16 April 2018 Struktur dan Skala Lanskap AMU
XI 23 April 2018 Instrumen Kebijakan Pengelolaan Lanskap AMU
XII 30 April 2018 Prinsip Pengelolaan Lanskap dan Pemeliharaan Taman KAS
XIII 7 Mei 2018 Strategi Pengembangan Ekosistem AMU
XIV 14 Mei 2018 Skala Pengelolaan Lanskap KAS
XV 21 Mei 2018 Metode dan Tools dalam PLB KAS
XVI Juni-Juli 2018 TAKE HOME EXAM UAS AMU & KAS

 

 

Materi Pengelolaan Lanskap Berkelanjutan 2018 Unduh

Materi setelah UTS – PLB 2018

MG XII SCALE in Management Landscape PLB 2018

MG XIII MANAGEMENt Pengelolaan dan Konsep Pemeliharaan PLB 2018r

MG XIV METHODS in Managing Landscape PLB 2018

 

Materi PLB 2018




Mini Workshop Pengantar Ekologi Lanskap

25 05 2018

Mini Workshop Pengantar Ekologi Lanskap Part 1 dilaksanakan pada hari Kamis 24 Mei 2018. Mahasiswa berkumpul di tangga utama Fakultas Pertanian IPB. Kegiatan dimulai pada pukul 06.30 pagi yang diawali dengan penjelasan teknis oleh Dr. Kaswanto. Penjelasan teknis mencakup pembagian kelompok dan gambaran delapan lokasi praktikum. Kemudian setiap kelompok diberi panduan oleh asisten praktikum Saudara Amira Syafriana. Selanjutnya kegiatan dengan penjelasan tujuan praktikum secara detil disampaikan oleh Prof. Hadi Susilo Arifin.

Usai penjelasan di tangga utama Mini Workshop Pengantar Ekologi Lanskap, kelas dibagi menjadi 2 grup. Grup dengan lokasi 1, 2, 3 dan 4 dipandu oleh Prof. Hadi Susilo Arifin dan asisten praktikum Anggi Pangestu. Sementara, group 5, 6, 7 dan 8 dipandu oleh Dr. Kaswanto dan didampingi asisten praktikum Amira Syafriana.

Mini Workshop Pengantar Ekologi Lanskap

Mini Workshop Pengantar Ekologi Lanskap: Foto bersama sebelum ke lokasi pengamatan.

Lokasi kegiatan Mini Workshop Pengantar Ekologi Lanskap:

  1. Welcome Area Faperta, Pangkalan Ojek, and Canopy of Green Campus 2020.
  2. Corridor Green Campus 2020 – Tembok Berlin – Stevia – IKA Faperta and Ex Studio Pro Nursery.
  3. Studio Pro Nursery.
  4. Plaza Bung Karno.
  5. Rubber Garden between FMIPA and CCR IPB.
  6. Landscape of Gymnasium (GOR).
  7. Streetscape from Faperta until Tanoto Building (median and berm).
  8. Arboretum Landscape Fahutan.
Mini Workshop Pengantar Ekologi Lanskap

Foto bersama di lokasi terakhir.

 

Pada pukul 08.30, seluruh kelompok kembali ke lokasi awal. Mahasiswa berkumpul di Bengkel Lanskap untuk mendengarkan evluasi dan teknis penugasan untuk minggu depan. Minggu depan 16 kelompok akan melakukan presentasi di Plaza Bung Karno, mulai pukul 06.30 hingga 08.30 WIB. Bagi rekan-rekan mahasiswa lain yang ingin mendengarkan, kami persilahkan untuk hadir dan memberika saran.

Mini Workshop Pengantar Ekologi Lanskap

Evaluasis kegiatan per lokasi.

 

Mini Workshop Pengantar Ekologi Lanskap

Evaluasi pelaksanaan kegiatan.

 

Mini Workshop Pengantar Ekologi Lanskap

Penjelasan mengenai presentasi mini workshop minggu depan

 

Mini Workshop Pengantar Ekologi Lanskap

Wrap up.

 

 

 




INTRODUCTION OF LANDSCAPE ECOLOGY WORKSHOP

23 05 2018

INTRODUCTION OF LANDSCAPE ECOLOGY WORKSHOP
 @ FAPERTA of IPB Campus Dramaga

Lokasi Workshop

 

Hadi Susilo Arifin, Syartinilia and Kaswanto
Campus IPB Darmaga, Thursday May 24th 2018

 INTRODUCTION
The field of Landscape Ecology focuses on structure, function, dynamic and culture through the pattern of patches, corridors, mosaic, and matrix of landscape in various scales. Therefore, a landscape architect should learn how to implement those basics idea of Landscape Ecology in the real world through a small workshop around IPB Campus Dramaga.

 OBJECTIVES
1. To define the possibilities/opportunities and problems from Landscape Ecology perspectives.
2. To analyze and synthesize of ecological landscape aspects.
3. To find out the ecological landscape solution

 TIME & VENUE
1st Week
• Day & Date : Thursday, May 24th, 2018.
• Time : 06.30AM up to 08.30AM.
• Venue : Welcome Area Faperta of IPB Campus Dramaga.

2nd Week
• Day & Date : Monday, June 4th, 2018.
• Time : 06.30AM up to 08.30AM.
• Venue : AEP Amphitheatre of IPB Campus Dramaga.

 SITE LOCATION
1. Welcome Area Faperta, Pangkalan Ojek, and Canopy of Green Campus 2020.
2. Corridor Green Campus 2020 – Tembok Berlin – Stevia – IKA Faperta and Ex Studio Pro Nursery.
3. Studio Pro Nursery.
4. Plaza Bung Karno.
5. Rubber Garden between FMIPA and CCR IPB.
6. Landscape of Gymnasium (GOR).
7. Streetscape from Faperta until Tanoto Building (median and berm).
8. Arboretum Landscape Fahutan.

 TOOLS & MATERIALS
• Digital Camera: pocket, smartphone or LSR.
• Global Positioning System (GPS) on the Smartphone.
• Stationary: paper A-4, paper A-1, pencil, color pencil, color magic pen, pastel oil, portable-board, roll meter, and ruler.
• Megaphone or wireless microphone.

 THE 1st WEEK TASK: FIELD ACTIVITY AND ANALYSIS
• Students should be divided into 16 groups.
• Each sites will be analyzed by 2 groups.
• Brief field survey and interpretation undersupervised by lecturer (supervisor).
• Field discussion and analysis: structure, function, dynamic, cultural landscape (mosaic, patches, corridors, matrix of landscape) in their scales.
• Mapping the site and landscape objects.
• Sketching the ecological concept.
• Drawing the analysis and synthesis, and also the proposed landscape-design based on ecological landscape perspective.

 THE 2nd WEEK TASK: DESK STUDY AND PRESENTATION
• Export all the drawing analysis and synthesis to A-1 paper (to be confirmed).
• Presenting the results in the 2nd week of workshop on duration 5’ for each group, consist of 4 ’ presentation, 1’ discussion.
• The presentation will be reviewed by supervisors.

See You on Thursday May 24th, 2018 @ FAPERTA IPB!!!!

Panduan Workshop PENGKOLAN 24Mei2018

Panduan Workshop PENGKOLAN 24Mei2018 SITE LOCATION

 




Nilai UTS MENJASKAP 2017/2018

7 05 2018

Berikut daftar nilai UTS Menjaskap Semester Genap Tahun Akademik 2017/2018.

Daftar Nilai UTS MENJASKAP




Meso Scale in Landscape Ecology

3 05 2018

 

 

Meso Scale in Landscape Ecology  untuk Minggu X menjelaskan mengenai:

  1. Introduction
  2. Fractal Dimension
  3. Geographic Information Systems (GIS)
  4. Remote Sensing (RS)
  5. Case Studies

 

Introduction

  • It is important to immediately clarify that the study of the landscape requires metrics but also additional tools like Databases, Spatial Statistics, Geographic Information Systems, Remote Sensing Techniques and Global Positioning Systems, that are used in many other circumstances.
  • These methodologies are applied in geology, geography, navigation, agronomy, climatic economics and social sciences, forecasting,
  • At least 4 methodological approaches to study landscape metrics: 1) numerical analysis, 2) spatial analysis, 3) multiscalar analysis and 4) spatial modeling analysis.

 

Patch  Distance

The measurement of distances can be done according a selection of possibilities:

  1. from each patch to all the adjacent neighbors of each patch.
  2. from a patch to all others of the same group,
  3. from each patch to the single nearest patch of a different group,
  4. from a patch of a specific group to another patch of a specific group (Figure . 8.5 and Table 8.6).

 

GIS

The GIS appears indispensable for most landscape investigations like:

  • Land use change
  • Vegetation patterning
  • Animal distribution across the landscape
  • Linking remote sensing with topography
  • Modeling processes across the landscape

 

 

Download PPT

Meso Scale in Landscape Ecology