Pelepasan Purnabakti Prof Wahju

15 12 2019
Pelepasan Purnabakti Prof Wahju

Pelepasan Purnabakti Prof Wahju

Pelepasan Purnabakti Prof Wahju. Sabtu kemarin, tanggal 14 Desember 2019 telah dilaksanakan kegiatan Pelepasan Purnabakti Prof Wahju Qamara Mugnisjah. Bertempat di Auditorium Toyib Hadiwijaya Fakultas Pertanian IPB University. Acara berlangsung dengan sangat kekeluargaan, cair dan sukses. Hadir dalam acara ini para pimpinan IPB University dan Fakultas Pertanian IPB, juga dari Departemen ARL dan ITSL. Acara diusung dengan konsep talkshow yang memberikan suasana hangat penuh kekeluargaan.

Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC Bu Fitriyah Nurul Hidayati Utami, kemudian sambutan dari Kadep ARL Dr Afra Makalew, Dekan Faperta IPB Dr Suwardi dan juga Wakil Rektor IPB Prof Agus Purwito. Acara talkshow dipandu host Prof Hadi Susilo Arifin, dengan tamu nara sumber Bapak Dr Sugiyanta, Bapak Bayari, Bapak Dr Zaini Dahlan dan Bapak Alam Setia Rahman, serta diakhiri dengan penyampaian kesan dan pesan oleh Prof Sudrajat.

Acara berlangsung sangat cair dan penuh kekeluargaan, tentunya itu terlaksana berkat kehadiran para kolega semuanya. Sehingga kepada seluruh kolega yang telah hadir berpartisipasi, kami dari panitia memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas kehadiran dan kontribusinya dalam acara Pelepasan Purnabakti Prof Wahju Qamara Mugnisjah. Acara Talkshow berjalan sangat hidup dan cair, tentunya itu berkat kehadiran para nara sumber, mantan bimbingan, dan keterlibatan dari para tamu undangan.

Kami menyampaikan permohonan maaf sedalam-dalamnya bila dalam kegiatan tersebut ada kata dan perbuatan dari kami panitia yang kurang berkenan. Foto-foto kegiatan Pelepasan Purnabakti Prof Wahju akan kami unggah pada postingan berikutnya.

Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih banyak atas kehadirannya. Semoga kegiatan kemarin menjadi kenangan yang terindah untuk kita semua.

Salam,

Ketua Panitia Pelaksana
Kaswanto

 

 


Share


Sustainable University Town

4 12 2019
Sustainable University Town

Sustainable University Town

Initiative Driven by Academic Enterprise for Sustainable University Town

Hiroshima University and Higashi-Hiroshima promote innovations to realize the future vision “Sustainable University Town” in global brain circulation.

See detail : https://design-i.hiroshima-u.ac.jp/en/

1. Examination of two development models

We will examine two development models for Higashi-Hiroshima in this project.

2. Search and selection of research seeds

Find the science and technology needed for two models.

3. Hypothesis construction and verification

We will verify the possibility of achieving the future vision through technology and examine the possibility of raising the target level.

4. Creation of new regional models

Establish a new model that solves community issues through science and technology innovation while addressing the declining birthrate and aging population and population decline.

 

See detail : https://design-i.hiroshima-u.ac.jp/en/


Share


K2020 Divisi Manajemen Lanskap

2 12 2019
K2020 Divisi Manajemen Lanskap

Distibusi MK Divisi Manajemen Lanskap

K2020 Divisi Manajemen Lanskap menerapkan pada aspek kemampuan mahasiswa untuk siap menjadi lulusan dengan kualifikasi seorang manajer arsitek lanskap yang mampu melakukan adaptasi dan mitigasi untuk pengembangan IPTEKS dalam optimalisasi manajemen lanskap berbasis ekologi untuk mengelola, memelihara dan meningkatkan fungsi dan estetika lanskap dalam mengakomodasi kebutuhan (need) dan nilai (value) untuk keberlanjutan lanskap.

 

K2020 Divisi Manajemen Lanskap

Ruang Lingkup Divisi Manajemen Lanskap

K2020 Divisi Manajemen Lanskap diarahkan sebagai perwujudan wadah pengembangan IPTEKS  bidang manajemen lanskap skala mikro, meso, hingga makro baik di lanskap perdesaan, perkotaan maupun wilayah, yang meliputi:

1.Pengembangan bidang kajian ekologi lanskap berbasis struktur, fungsi, dan dinamika serta aspek sosial budaya lanskap;

2.Pengembangan bidang kajian spasial untuk manajemen lanskap yang meliputi preservasi, konservasi, proteksi, restorasi, dan rehabilitasi;

3.Pengembangan bidang kajian  yang menghasilkan karya lanskap berupa management plan;

4.Pengembangan bidang kajian manajemen operasional konstruksi lanskap.


Share


Queen Sirikit Park

23 11 2019
Queen Sirikit Park

Queen Sirikit Park

Queen Sirikit Park

Queen Sirikit Park

Queen Sirikit Park atau Taman Queen Sirikit adalah kebun raya di Chatuchak District, Bangkok, Thailand. Taman ini meliputi area seluas 22 ha, merupakan bagian dari kompleks Taman Chatuchak yang lebih luas. Lanskap ini dibangun pada tahun 1992 dan dinamai dari Sirikit, Ratu Thailand untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-60. Taman ini berisi banyak air mancur dan kolam di mana bunga lotus mekar. Taman ini juga memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi dalam ekosistem yang memiliki beragam jenis tanaman, berbagai jenis kupu-kupu, berbagai jenis tanaman pisang, berbagai jenis tanaman pohon palem, berbagai jenis kembang sepatu, ragam jenis teratai, lebih dari 200 spesies tanaman bunga, berbagai jenis tanaman baru di dunia, berbagai macam kultivar kelapa, berbagai macam kultivar bambu, berbagai macam tanaman langka serta bervariasi tanaman endemik yang ada di Thailand.

 

Sejarah Queen Sirikit Park

Pada tahun 1991, pemerintah memiliki resolusi untuk mendirikan Taman Ratu Sirikit, taman untuk perayaan pada Perayaan Ulang Tahun Siklus ke-5 Ratu Sirikit yang Penuh Harapan (60 tahun), pada tanggal 12 Agustus 1992. pemerintah menugaskan Kementerian Transportasi untuk membangun taman ini di daerah Kereta Api Negara Thailand. Daerah ini terletak di sebelah selatan lapangan golf Railway. Pola taman ini mirip dengan peta geografis Thailand. Dalam area ini, ada taman untuk liburan akhir pekan, taman kebugaran untuk berolahraga, dan tempat untuk melihat taman botani yang indah yang berisi lebih dari 2.000 spesies tanaman lokal dan asing.

Anggaran konstruksi berasal dari pemerintah, perusahaan negara di bawah Kementerian Perdagangan, dan sektor swasta. Pemeliharaan kebun dikelola oleh  Yayasan Yang Mulia Ratu Sirikit dari Thailand. Pada 1 Mei 1995, pemerintah memutusukan memindahkan pengelolaan Taman Ratu Sirikit ke Administrasi Metropolitan Bangkok. Pada 19 Desember 1996, upacara pembukaan Taman Ratu Sirikit.

 

More detail:

https://en.wikipedia.org/wiki/Queen_Sirikit_Park

https://www.tourismthailand.org/Attraction/queen-sirikit-park

https://www.123rf.com/photo_53914554_the-landscape-of-queen-sirikit-park-shows-a-row-of-big-trees-on-a-lawn-lined-along-the-curvature-of-.html


Share


Perpanjangan Waktu Penerimaan INSINAS 2020

22 11 2019

Perpanjangan Waktu Penerimaan INSINAS 2020.

Bersama ini kami sampaikan adanya PERPANJANGAN WAKTU PENERIMAAN PROPOSAL INSENTIF RISET SISTEM INOVASI NASIONAL (INSINAS) T.A. 2020 yang semula berakhir di tanggal 22 November 2019 menjadi 24 November 2019.

Pengusulan proposal dilakukan secara daring (online) melalui Simlitabmas dengan alamat http://simlitabmas.ristekdikti.go.id Proses pengusulan mengikuti ketentuan sebagai berikut:

  1. Proposal yang diunggah harus sesuai dengan format di buku panduan, dan pembiayaan anggaran yang diajukan berbasis Peraturan Menteri Keuangan RI No.69/PMK.02/2018 tentang Standar Biaya Keluaran Tahun Anggaran 2019, Sub Output Penelitian;
  2. Bagi pengusul dosen dari Perguruan Tinggi yang belum mempunyai user dan password simlitabmas dapat menghubungi operator Simlitabmas di Perguruan Tinggi masing-masing. Bagi calon pengusul dosen yang sudah mempunyai user dan password dapat langsung menggunakan user dan password tersebut untuk mendaftarkan proposalnya;
  3. Bagi pengusul yang berasal dari institusi seperti LPK, LPNK atau Industri yang sudah mempunyai user dan password dapat langsung menggunakan user dan password tersebut untuk mendaftarkan proposalnya. Bagi pengusul yang belum memiliki user dan password diharuskan mengajukan permintaan Akun Insinas sebagaimana dijelaskan pada Panduan Program Insinas Tahun 2020;
  4. Panduan Program InSINas Tahun 2020 sebagaimana terlampir.

Atas perhatian dan kerjasamanya kami sampaikan terima kasih. Informasi dan pertanyaan dapat melalui email insinas@ristekdikti.go.id

Jakarta, November 2019
Direktorat Pengembangan Teknologi Industri
Deputi Bidang Penguatan Riset dan Pengembangan
Kementerian Riset dan Teknologi/ Badan Riset dan Inovasi Nasional

Gedung II BPPT, Lantai 20. Jl. MH. Thamrin Nomor 8 Jakarta Pusat
Sumber:

Share


Management of Pekarangan in Informal Settlement

21 11 2019

Management of Pekarangan in Informal Settlement of Ciliwung River Riparian Landscape
Source: https://knepublishing.com/index.php/Kne-Social/article/view/4984

Abstract

Riparian is undefined government land and can be converted to other utilization. Riparian areas have natural connections throughout the watershed; they are particularly sensitive and often degraded by human use. One of them is the informal settlement, such as the residential areas in the Ciliwung River riparian which changed the land function from a conservation area. This research conducted in three sites of the Ciliwung River riparian section that is represented by the upper part (Kelurahan Katulampa); middle part (Kelurahan Babakan Pasar); and the lower part (Kelurahan Kedunghalang). The purposes of this research are: 1) to analyze the riparian settlement yard in upper part, middle part, and lower part, 2) to figure out people’s motivation for the management of land yard, and 3) to calculate the potential of land as water catchment areas and to support household-scale agricultural production. The remaining of land in the informal settlement is upgraded to fulfill the riparian function and to improve local people’s welfare.

 

Further information about Management of Pekarangan in Informal Settlement Source: https://knepublishing.com/index.php/Kne-Social/article/view/4984

Management of Pekarangan in Informal Settlement

Management of Pekarangan in Informal Settlement

Management of Pekarangan in Informal Settlement


Share


顔が広い Kao ga Hiroi

16 11 2019

顔が広い

Dibaca:

”Kao ga hiroi”

Arti harfiah:

Wajah yang luas, lebar

Makna:

Orang yang memiliki banyak koneksi, jaringan kenalan yang luas dan dikenal banyak orang.

Contoh penggunaan dalam kalimat:

彼は顔が広いので、どこへ行っても知り合いがいて困らない。

Kare wa kao ga hiroi node, doko e itte mo shiriai ga ite komaranai.

Dia banyak teman sehingga tidak kesulitan saat bepergian ke mana pun juga karena ada kenalan.

彼はパーティーに来てから、いろんな人に挨拶していろんな人に話をかけられて、ずいぶん顔が広いみたい。

Kare wa paatii ni kitekara, ironna hito ni aisatsu shite ironna hito ni hanashi o kakerarete, zuibun kao ga hiroi mitai.

Sepertinya dia punya sangat banyak teman. Sejak datang ke pesta ini, dia menyapa dan diajak bicara oleh banyak orang.

誰かに紹介して欲しいなら、ハリーさんに頼めばいいと思う。彼はこの業界に顔が広いから。

Dareka ni shoukai shite hoshii nara, harii san ni tanomeba ii to omou. Kare wa kono gyoukai ni kao ga hiroi kara.

Kalau ingin diperkenalkan dengan seseorang, lebih baik minta tolong pada Pak Hari. Karena dia punya banyak kenalan di dunia bisnis ini.

 

Sumber: http://belajarbawel.weebly.com/bahasa/kaogahiroi


Share


Tugas Manajemen Proyek 2019

13 11 2019

Tugas Manajemen Proyek 2019

 

Studi Kasus

1.Penjadwalan Proyek – Jumlah Hari

2.Alokasi Sumber Daya – Jumlah TK

3.Alokasi Sumber Daya – Jumlah Biaya

 

Jawaban tiga pertanyaan tersebut ditulis pada blog kaswanto.staff.ipb.ac.id pada posting dengan judul
TUGAS MANAJEMEN PROYEK 2019

Jawaban ditulis dengan format:

Nama Kelompok : ……………….

Nama Anggota Kelompok/NIM

Jawaban 1: …… hari

Jawaban 2: …… orang

Jawaban 3: Rp……..…, –

Jawaban ditunggu hingga Rabu 20 November 2019 pukul 13.00 WIB.


Share


Pelatihan Policy Brief

8 11 2019

Pelatihan Policy Brief PSp3-DPIS IPB. Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) LPPM IPB berkolaborasi dengan Direktorat Publikasi Ilmiah dan Informasi Startegis (DPIS) IPB menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Penulisan Policy Brief dalam Jurnal Risalah Kebijakan Pertanian dan Lingkungan (JRKPL). Pelatihan ini dilaksanakan selama dua hari, yakni pada tanggal 30 dan 31 Oktober 2019 bertempat di Ruang Mawar Sekolah Pascasarjana (SPs) Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (PSL) Kampus IPB Baranangsiang. Kegiatan dilaksanakan sebagai bagian dari akselerasi peningkatan minat penulisan artikel dalam bentuk risalah kebijakan (policy brief). Prof. Anja Meryandini selaku chief editor dari JRKPL memberikan pernyataan bahwa “Kegiatan ini menjadi media promosi JRKPL kepada seluruh insan akademik dan peneliti di lingkungan kementerian dan lembaga penelitian serta perguruan tinggi mengenai adanya format penulisan ilmiah dalam bentuk risalah kebijakan (policy brief).“

 

“Kebutuhan akan wadah untuk menuangkan gagasan, ide dan pemikiran menjadi sesuatu yang tertulis sangat dibutuhkan akhir-akhir ini, terkait dengan pengambilan kebijakan,” ujar Dr. Sofyan Sjaf dalam sambutannya selaku Kepala PSP3-LPPM IPB. Dr. Sofyan Sjaf melanjutkan bahwa, “keberadaan JRKPL menjadi wadah yang amat penting bagi para peneliti untuk bisa menyampaikan pemikirannya kepada para pengambil kebijakan.”

 

Hal yang senada juga disampaikan oleh Dr. Akhmad Faqih selaku representatif dari DPIS IPB dalam sambutannya saat membuka kegiatan pelatihan, “Pemikiran para peneliti cenderung fokus pada satu permasalahan, namun pemikiran pengambil kebijakan cenderung dinamis dan melompat-lompat mengikuti arah pengambilan kebijakan, sehingga perlu ada sinkronisasi dalam menyatukan pemikiran yang ada melalui proses science-policy interface. Penulisan policy brief diperlukan sebagai wadah penyampaian rekomendasi kebijakan dengan bahasa tulisan yang dapat secara cepat dan mudah untuk dibaca oleh para pengambil kebijakan dan disusun dengan dasar hasil penelitian ilmiah.”

 

Pada hari pertama dilakukan penyampaian materi pelatihan oleh dua nara sumber dari Pimpinan Dewan Guru Besar (DGB) IPB, yakni Prof. Hadi Susilo Arifin dan Prof. Y Aris Purwanto. Prof. Hadi memaparkan mengenai teknik penulisan artikel ilmiah dan kiat-kiat atau strategi dalam menyusun artikel ilmiah dalam format risalah kebijakan. Artikel risalah kebijakan ditulis dengan bahasa popular yang dibaca oleh pejabat, jadi tujuan tulisannya adalah agar dapat dibaca secara cepat oleh para stakeholders.

 

Sementara Prof. Aris memberikan materi mengenai plagiarisme di dunia penulisan artikel ilmiah. Plagiarisme yang mencakup fabrication, falsfication dan plagiarism. Prof. Aris juga menjelaskan teknik penggunaan aplikasi pengecekan plagiarisme, sehingga para peserta dapat lebih berhati-hati dalam menulis agar tidak terjebak dalam penulisan yang cenderung plagiat.

 

Adapun tujuan dari pelatihan ini ada dua, yakni “pertama, untuk merevitalisasi JRKPL yang sempat vakum dalam satu tahun terakhir ini, kedua untuk membangkitkan budaya akademik menulis artikel dalam bentuk risalah kebijakan” demikian disampaikan oleh Dr. Kaswanto dalam penyampaian laporan kegiatannya selaku ketua pelaksana pelatihan ini.

 

Lebih lanjut disampaikan oleh Dr. Kaswanto bahwa, “Format penulisan risalah kebijakan berbeda dengan penulisan artikel ilmiah pada umumnya. Format artikel risalah kebijakan diawali dengan pernyataan kunci, rekomendasi kebijakan, baru setelah itu dilanjutkan dengan pendahuluan, dan kemudian penyampaian situasi terkini terhadap isu yang dibahas, metode pengambilan data, dan diakhiri dengan penyampaian analisis dan alternatif solusi. Perbedaan inilah yang sangat perlu untuk disampaikan kepada peserta pelatihan. Format inilah yang perlu kita latih, karena hal ini berbeda dari yang biasa”.

 

Pelatihan ini dihadiri oleh peserta dari berbagai afiliasi, mulai dari mahasiswa sarjana dan pascarajana IPB, peneliti dari pusat studi IPB, dosen Sekolah Vokasi IPB, peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) seperti Kebun Raya Bogor, dan badan/pusat penelitian dan pengembangan pemeritahan seperti dari Kementerian Desa PDTT, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Balitbang Pertanian, Puslitbang Perhutani, Balitbang Agroklimat dan Hidrologi, lembaga pendidikan SMP Islam Cendekia Cianjur (SICC), serta perwakilan swasta dan lainnya.

 

Sumber: https://ipb.ac.id/news/index/2019/11/ipb-university-gelar-pelatihan-policy-brief-jurnal-risalah-kebijakan-pertanian-dan-lingkungan/d870656eb21cd07e4b022b15296163f2


Share


Undangan Pelatihan Policy Brief 2019

21 10 2019

 

Undangan Pelatihan Policy Brief 2019

Undangan Pelatihan Policy Brief 2019

Undangan Pelatihan Policy Brief 2019

Undangan Pelatihan Policy Brief 2019 kepada rekan-rekan semua yang berminat:

======

Dear Rekan-rekan yang Berbahagia,

PSP3 & DPIS IPB University mengadakan pelatihan dan pendampingan penulisan artikel Jurnal Risalah Kebijakan Pertanian dan Lingkungan (JRKPL). Bagi dosen IPB, mahasiswa aktif S2/S3 IPB dan rekan-rekan Litbang Kementerian yang berminat mengikuti pelatihan ini bisa langsung mendaftarkan diri dengan memenuhi persyaratan yang telah ditentukan. Pendaftaran dilakukan ke bit.ly/policybrief2019.

Mohon bantuannya pula untuk menyebarluaskan informasi ini kepada rekan-rekan lain yang sekiranya berminat atau membutuhkan.

@ipbofficial #IPB #IPBKeren #IPBKampusKebangsaan

======

 

Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) dan Direktorat Publikasi Ilmiah dan Informasi Strategis (DPIS) menyelenggarakan Pelatihan Penulisan Policy Brief dalam Jurnal Risalah Kebijakan Pertanian dan Lingkungan (JRKPL). Pembicara Prof. Hadi Susilo Arifin dan Prof. Y. Aris Purwanto.

 

 


Share